Bersama Rossi, Burgess meraih tujuh gelar dunia kelas tertinggi (GP500/MotoGP). Selain itu, ia juga pernah meraih lima gelar bersama Mick Doohan. Dua lainnya ia raih bersama Wayne Gardner dan Freddie Spencer.
"Saya punya 14 gelar dunia, namun jumlah bukan hal penting. Yang lebih penting adalah bagaimana caranya kami meraih gelar berikutnya. Saya bersyukur bisa meraih banyak gelar bersama begitu banyak pebalap hebat," ujar Burgess.
Menurut pria 60 tahun asal Australia ini, nama Valentino Rossi dan 15 kali juara dunia, Giacomo Agostini tak akan bisa dipisahkan dari sejarah MotoGP.
"Selama 100 tahun ke depan, kita tak bisa membicarakan MotoGP tanpa menyebut nama Vale, seperti halnya Ago. Kita bisa saja berdebat membandingkan pebalap lain, namun Vale dan Ago adalah perkecualian," pungkas Burgess. (gpi/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Video: Aksi Valentino Rossi di Monza Rally Show 2013
Open Play 26 November 2013, 20:00
-
Rossi Ingin Turun Lagi di Monza Rally Show 2014
Otomotif 26 November 2013, 17:00
-
'Nama Rossi Tak Mungkin Lepas dari MotoGP'
Otomotif 26 November 2013, 13:00
-
Burgess: Jack Miller Bisa Jadi Suksesor Casey Stoner
Otomotif 26 November 2013, 09:00
-
Valentino Rossi Runner Up di Monza Rally Show 2013
Otomotif 25 November 2013, 17:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR