Bola.net - - Bertandemnya Marc Marquez dan Jorge Lorenzo di Repsol Honda tahun ini ternyata tak hanya dinanti-nantikan oleh para penggemar MotoGP, melainkan juga para rival mereka sendiri. Andrea Dovizioso, Valentino Rossi dan Alex Rins merupakan beberapa rider yang mengaku sangat penasaran menonton pertarungan mereka di lintasan.
Dovizioso, yang bertandem dengan Lorenzo di Ducati pada 2017-2018, justru merupakan rival tersengit Marquez dalam perebutan gelar dunia pada periode yang sama. Rider Italia ini yakin Lorenzo bakal tampil garang sekalinya sembuh dari cedera tangan, namun mengakui bahwa mengasapi Marquez sama sekali bukan pekerjaan yang mudah.
"Sulit memahami apa yang akan terjadi, karena membekuk Marc sangat sulit. Sayangnya, Jorge mengalami cedera, jadi kita masih belum bisa melihat potensi maksimalnya. Tapi ia punya dua tahun, jadi ada banyak waktu untuk melakukannya. Anda takkan pernah tahu hasil apa yang bakal diraih Jorge. Jadi bakal menyenangkan melihat mereka bertarung. Apa pun bisa terjadi!" ujarnya lewat Crash.net.
Lebih Banyak Untungnya
Rossi, yang juga bertandem dengan Lorenzo di Yamaha pada 2008-2010 dan 2013-2016, mengakui bahwa menandemkan dua juara dunia dalam satu garasi bisa menimbulkan ketegangan. Meski begitu, ia yakin bahwa hal ini juga bakal sangat menguntungkan timnya. Menurutnya, Repsol Honda bakal sangat sulit dikalahkan dengan Marquez dan Lorenzo sebagai penggawanya.
"Saya rasa bakal sangat menarik, ini merupakan salah satu topik panas musim ini. Biasanya, saat Anda punya dua juara hebat dalam satu tim, maka Anda punya beberapa keuntungan, begitu juga kerugian, terutama dalam mengendalikan situasi. Tapi biasanya keuntungannya lebih banyak. Jadi bagi kami, bakal sangat sulit mengalahkan mereka," ungkap The Doctor.
Sulit Bekuk Marquez Sambil Adaptasi
Rins, yang bakal menjalani tahun ketiganya di MotoGP, meyakini bahwa Repsol Honda punya strategi yang cerdas dengan menandemkan Marquez dan Lorenzo. Meski begitu, ia yakin, Lorenzo yang baru saja pindah dari Ducati, bakal kesulitan mengalahkan Marquez, yang sudah enam tahun mengendarai RC213V.
"Saya rasa mereka adalah kombinasi yang sangat baik. Bakal sangat sulit bertarung dengan Marc, karena ia punya banyak pengalaman di atas motor Honda. Selain itu, kadang sulit jika Anda mencoba motor baru dan mencoba menang. Sulit, tapi bukannya mustahil. Saya rasa yang bakal kesulitan malah kami (rider lain)," pungkas Rins.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 MotoGP Qatar: Rossi Tercepat, Lorenzo Asapi Marquez
Otomotif 8 Maret 2019, 20:54
-
Rossi Sebut Quartararo Cukup Muda untuk Jadi Anaknya
Otomotif 8 Maret 2019, 11:15
-
Para Rival Akui Penasaran Duel 'Marquez vs Lorenzo'
Otomotif 8 Maret 2019, 10:18
-
Valentino Rossi Sebut 8 Pebalap Siap Naik Podium
Otomotif 8 Maret 2019, 09:35
-
Valentino Rossi Ungkap Perbedaan Cadalora dan Gavira
Otomotif 5 Maret 2019, 15:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
-
Putra Michael Carrick Sempat Diusir Petugas Keamanan usai MU Tumbangkan Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:05
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35


























KOMENTAR