
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Francesco Bagnaia, mengaku bersemangat kembali balapan di seri kandangnya, MotoGP San Marino yang digelar di Sirkuit Misano, 11-13 September, usai ia harus absen tiga balapan akibat cedera retak tulang tibia pada kaki kanannya.
Bagnaia diketahui mengalami kecelakaan hebat di Tikungan 1 Sirkuit Brno, Ceko, dalam sesi latihan pertama, Jumat (7/8/2020) lalu. Akibat cedera itu, 'Pecco' harus menjalani operasi dan absen dari balapan di Brno, Austria, dan Styria.
Kepada La Gazzetta dello Sport, Bagnaia pun mengaku sudah siap kembali balapan di Misano, meski ia masih harus mendapat bantuan tongkat untuk berjalan. Juara dunia Moto2 2018 ini juga menyatakan ia takkan mematok target apa pun kecuali melihat level performanya.
Cek Kondisi Kaki Usai FP1

"Saya kehilangan massa otot, tapi kaki saya cukup kuat saat latihan. Konfirmasi soal kondisinya baru akan diketahui usai latihan pertama. Saya akan balapan tanpa target. Jika tidak, saya akan berusaha finis dan sekadar memahami kondisi kaki saya," ujar Bagnaia seperti yang dikutip Corsedimoto, Kamis (10/9/2020).
Meski tak punya target muluk dalam pekan balap nanti, uniknya balapan tersebut juga akan menjadi salah satu faktor penentu masa depan Bagnaia, mengingat ia merupakan salah satu kandidat pengganti Andrea Dovizioso di Ducati Team, bersama Johann Zarco.
Bagnaia dan Zarco diketahui telah mendapatkan perpanjangan kontrak dari Ducati Corse, namun pabrikan asal Italia ini masih bimbang untuk memilih siapa yang akan dijadikan pengganti Dovizioso.
Luca Marini Bakal Cocok dengan Ducati

"Yang jelas saya akan bertahan di Ducati selama dua tahun ke depan, dan itu sudah dipastikan. Kita lihat saja nanti di tim mana saya akan diletakkan. Tapi memang pasti bakal menyenangkan jika saya bisa membela tim pabrikan," ungkap Bagnaia.
Jika Bagnaia benar-benar pindah ke tim pabrikan tahun depan, Luca Marini (Sky Racing VR46 Moto2) kabarnya menjadi kandidat terkuat untuk mengisi kursi yang kosong di Pramac Racing. Rider berusia 23 tahun ini pun mengaku sangat mendukung adik Valentino Rossi tersebut.
"Saya memberi Maro semangat tinggi, dan saya rasa, melihat caranya berkendara, Maro bakal cocok berkendara di atas Ducati. Menurut saya, ia bisa melaju cepat dengan Desmosedici," pungkas Bagnaia, yang juga seperti Marini, merupakan anggota VR46 Riders Academy.
Sumber: Corsedimoto
Video: Kembali Bergulir, MotoGP 2020 Ketat Terapkan Protokol Kesehatan
Baca Juga:
- 8 Fakta Unik Jelang MotoGP San Marino: Belum Ada Pemenang dari Spanyol
- Sebastian Vettel Resmi Bertahan di Formula 1, Pindah ke Aston Martin
- Andrea Dovizioso Bidik Podium di Misano, Perlebar Kans Juarai MotoGP
- Maverick Vinales Bidik Podium di Misano demi Perbaiki Peringkat di Klasemen
- Ducati: Jorge Lorenzo Kembali Balapan? Itu Hanya Fantasi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Positif Covid-19, Jorge Martin Resmi Absen dari Moto2 San Marino
Otomotif 10 September 2020, 20:20
-
Pecco Bagnaia Dukung Luca Marini ke Ducati di MotoGP 2021
Otomotif 10 September 2020, 15:55
-
Jorge Martin Positif Covid-19, Bisa Pengaruhi Kans Juara Moto2
Otomotif 10 September 2020, 08:24
-
Jadwal Siaran Langsung: MotoGP Misano, San Marino 2020
Otomotif 7 September 2020, 08:16
-
Jorge Martin 95% Pasti Naik ke MotoGP, Kini Fokus Juarai Moto2
Otomotif 6 September 2020, 17:27
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Liverpool vs Fulham
Liga Inggris 11 April 2026, 19:02
-
Nonton Live Streaming Liga Italia: Milan vs Udinese
Liga Italia 11 April 2026, 18:02
-
Live Streaming Milan vs Udinese - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 11 April 2026, 16:00
-
Enzo Fernandez Sudah Minta Maaf, tapi Hukuman Tetap Berlaku
Liga Inggris 11 April 2026, 15:45
-
Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 15:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45























KOMENTAR