
Bola.net - Perusahaan minyak asal Malaysia, Petronas, dikabarkan mundur dari MotoGP 2022, membuat Sepang Racing Team (SRT) terancam gulung tikar dari Moto3 dan Moto2, dan hanya turun di kelas MotoGP tanpa sponsor. Demikian yang dilaporkan Autosport Kamis (12/8/2021) jelang MotoGP Austria di Red Bull Ring, 13-15 Agustus.
SRT sudah turun di ajang Grand Prix sejak 2014 lewat Moto2, dan lalu pindah ke Moto3 pada 2015. Namun, pada 2018, mereka kembali mengembangkan sayap ke Moto2. Mereka bahkan berekspansi ke MotoGP pada 2019, dan dikenal memiliki struktur tim paling masif dan profesional di paddock Grand Prix selama tiga tahun terakhir.
Petronas pun menjadi sponsor utama ketiga tim SRT sejak 2019, yakni tepat saat mereka menjalani debut di MotoGP. Kerja sama ini pun sangat sukses. Dalam tiga tahun, Petronas Yamaha SRT sukses mengumpulkan 15 podium dan enam kemenangan lewat Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli. Morbidelli bahkan jadi runner up pada 2020.
Spek Motor Bisa Terjun Bebas

Sayang, meski jalinan kerja sama ini meraih kesuksesan besar, Petronas ingin menurunkan biaya pemasaran hingga memilih mundur dari MotoGP, Moto2, dan Moto3. Alhasil, SRT bisa jadi turun tanpa sponsor di MotoGP, dan akan membubarkan skuad mereka di Moto2 dan Moto3 tahun depan.
Yamaha dan SRT juga kabarnya kini tengah mengulang negosiasi soal kontrak tahun depan, yang bakal sangat berpengaruh pada spek motor yang akan mereka terima. Pada 2020 dan 2021, SRT memiliki satu motor YZR-M1 spek pabrikan terbaru dan satu motor M1 'Spek A' yang usianya lebih lama atau tua.
Tanpa sponsor utama, SRT pun terancam mendapatkan spek yang lebih rendah lagi mulai tahun depan. Yamaha dikabarkan sekadar menawarkan dua motor M1 'Spek B', yang pada intinya merupakan motor yang sama sekali tak memiliki perangkat apa pun dari spek pabrikan terbaru, alias sepenuhnya motor spek lama.
Belum Tentukan Pembalap, Banyak Kandidat

Hingga kini, SRT juga belum menentukan pembalap untuk 2022. Valentino Rossi sendiri resmi akan pensiun akhir musim nanti, dan Yamaha mengonfirmasi Franco Morbidelli akan pindah ke Monster Energy Yamaha dan tinggal merilis pengumuman resmi dalam waktu dekat, kemungkinan saat ia sudah pulih dari cedera lutut.
SRT pun masih memburu Marco Bezzecchi, meski rider Italia ini juga dapat tawaran dari VR46 Team dan Ducati. Rider lainnya yang santer dikabarkan akan membela SRT di MotoGP 2022 adalah Darryn Binder, adik Brad Binder yang saat ini masih turun di Moto3 bersama Petronas Sprinta Racing.
Kandidat lainnya adalah Andrea Dovizioso, Sam Lowes, Marcel Schrotter, Augusto Fernandez, Jonathan Rea, Jake Dixon, dan Xavi Vierge. Dixon dan Vierge kini sedang membela Petronas Sprinta Racing di Moto2, sementara Dovizioso, Lowes, dan Rea terkendala usia karena masing-masing berusia 35, 30, dan 34 tahun.
Sumber: Autosport
Baca Juga:
- Yamaha Jatuhkan Skors, Maverick Vinales Resmi Absen dari MotoGP Austria
- Franco Morbidelli Pindah ke Monster Energy Yamaha, Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi
- Valentino Rossi Ungkap Keunikannya Dibanding Para Legenda MotoGP Lain
- VR46 Akui Sodorkan Kontrak Ducati pada Valentino Rossi Saat Liburan
- Davide Brivio: Saya Jadi Manajer yang Baik Berkat Valentino Rossi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP2 Moto2 Austria: Remy Gardner Asapi Ai Ogura
Otomotif 13 Agustus 2021, 21:04
-
Hasil FP1 Moto2 Austria: Ai Ogura Ungguli Augusto Fernandez
Otomotif 13 Agustus 2021, 16:49
-
Jadwal Live Streaming MotoGP, Moto2, Moto3, dan MotoE Austria 2021
Otomotif 13 Agustus 2021, 14:24
-
Petronas Mundur dari MotoGP 2022, Sepang Racing Team Balapan Tanpa Sponsor?
Otomotif 13 Agustus 2021, 09:24
-
Jadwal Pekan Balap MotoGP, Moto2, Moto3, dan MotoE Austria 2021
Otomotif 10 Agustus 2021, 16:16
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR