Bola.net - - Pembalap Octo Pramac Racing, Danilo Petrucci menyongsong MotoGP 2018 dengan optimisme tinggi usai menjalani musim lalu dengan gemilang, yakni koleksi empat podium, beberapa kesempatan menang, dan sukses beberapa kali ikut mengacak-acak persaingan papan atas.
Petrucci mengaku tak membidik gelar dunia, namun ingin konsisten memperebutkan podium dan kemenangan. Meski begitu, ia yakin jalannya takkan mudah, mengingat begitu banyak rider kuat seperti Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, Valentino Rossi, Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo.
"Yamaha akan tetap kompetitif. Awal musim lalu, Mack tampak tak terkalahkan. Vale dan Mack adalah tandem yang sangat kuat, meski begitu Marc punya hal lebih. Ia tak takut mengambil risiko. Dovi juga akan di papan atas. Saya melihatnya sebagai favorit. Marc, Dovi, Vale, Mack, Dani dan Jorge akan kompetitif. Saya jelas ingin menempel mereka," tuturnya kepada Radio24.
Marc Marquez (c) AFP
Tahun lalu, Petrucci kerap terlibat pertarungan sengit dengan Marquez dan Rossi. Pertarungan mana yang lebih ia suka? "Mungkin saya lebih menikmati mengalahkan Marc, karena umur kami berdekatan dan melawan Marc adalah masalah yang harus saya hadapi sepanjang hidup saya!" ujarnya sembari tertawa. "Di sisi lain, Vale akan pensiun dalam waktu dekat."
Dalam wawancara yang sama, Petrux juga mengaku dibayar dengan gaji yang 50 kali lebih rendah dibanding Lorenzo, yang mendapat bayaran 12,5 juta euro dari Ducati. Angka ini tak membuat Petrucci resah, namun justru merasa bangga karena ia sukses mengakhiri musim di peringkat delapan, hanya tertinggal satu posisi dari Lorenzo.
"Kami semua jelas ingin menang, tak peduli terkenal atau tidak, gaji besar atau kecil. Tahun lalu saya begitu dekat dengan kemenangan, tapi hal ini tak pernah jadi obsesi saya. Yang penting adalah konsisten finis 4-5 besar," pungkas rider Italia berusia 27 tahun ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petrucci Lebih Senang Kalahkan Marquez Ketimbang Rossi
Otomotif 13 Januari 2018, 14:00
-
'Selain Susah, Terlalu Dini Cari Penerus Valentino Rossi'
Otomotif 12 Januari 2018, 13:00
-
'Kemenangan Rossi Beda Level dengan Dovizioso-Marquez'
Otomotif 11 Januari 2018, 16:00
-
Petrucci: Takkan Ada 'Valentino Rossi Kedua' di Masa Depan
Otomotif 11 Januari 2018, 13:00
-
Zarco Menolak Masa Depannya Ditentukan Rossi
Otomotif 10 Januari 2018, 16:30
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR