
Bola.net - Pebalap baru Pramac Ducati, Danilo Petrucci mengaku terus mempelajari nasihat dan saran seniornya di tim pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso dalam menjalani MotoGP musim ini di atas motor Desmosedici GP14.1.
Petrux mengaku kerap dibantu oleh DesmoDovi, mengingat GP14.1 merupakan model awal dari Desmosedici GP15 yang musim ini ia kendarai. Dovizioso memahami seluk beluk motor Petrucci dan tak pernah pelit ilmu pada pebalap berusia 24 tahun itu.
"Saya sering bicara dengan Dovi. Ia sosok yang baik. Belakangan, saat para rival melihat saya melaju cepat, mereka selalu memastikan diri untuk tidak saya buntuti. Tapi Dovi tak peduli. Dia malah terus memberi saya nasihat karena ia paham motor saya," ujar Petrucci kepada Speedweek.
Pebalap Italia inipun mengaku harus belajar dari nol soal Ducati. "Tahun lalu, motor saya tidak kompetitif, jadi saya merasa seperti rookie tahun ini, meski saya sudah empat musim turun di MotoGP. Kini saya punya kesempatan unjuk gigi," tutup Petrucci. [initial]
(sw/kny)
Petrux mengaku kerap dibantu oleh DesmoDovi, mengingat GP14.1 merupakan model awal dari Desmosedici GP15 yang musim ini ia kendarai. Dovizioso memahami seluk beluk motor Petrucci dan tak pernah pelit ilmu pada pebalap berusia 24 tahun itu.
"Saya sering bicara dengan Dovi. Ia sosok yang baik. Belakangan, saat para rival melihat saya melaju cepat, mereka selalu memastikan diri untuk tidak saya buntuti. Tapi Dovi tak peduli. Dia malah terus memberi saya nasihat karena ia paham motor saya," ujar Petrucci kepada Speedweek.
Pebalap Italia inipun mengaku harus belajar dari nol soal Ducati. "Tahun lalu, motor saya tidak kompetitif, jadi saya merasa seperti rookie tahun ini, meski saya sudah empat musim turun di MotoGP. Kini saya punya kesempatan unjuk gigi," tutup Petrucci. [initial]
Baca Juga:
- Max Biaggi Bakal Comeback ke World Superbike?
- Valentino Rossi: Peran Galbusera Sangat Penting!
- KTM ke MotoGP 2017, Siapa Jadi Pebalapnya?
- Uji Coba di Mugello, Ducati Fokus MotoGP Italia
- 'Aksi Salip Marquez-Rossi Bikin MotoGP Menakjubkan'
- Lorenzo: Saya Harus Kejar Rossi!
- Sang Adik, Musuh Terbesar Aleix Espargaro
- Ducati: Target Kami Adalah Kehilangan 'Dispensasi'!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nieto: Sulit Prediksi Juara MotoGP 2015
Otomotif 11 Mei 2015, 17:45
-
Petrucci Terus Pelajari Nasihat Dovizioso
Otomotif 11 Mei 2015, 15:45
-
Uji Coba di Mugello, Ducati Fokus MotoGP Italia
Otomotif 11 Mei 2015, 11:45
-
Ducati: Target Kami Adalah Kehilangan 'Dispensasi'!
Otomotif 8 Mei 2015, 14:45
-
Dovizioso: Saya Takkan Bisa Sehebat Rossi
Otomotif 8 Mei 2015, 13:30
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR