Bola.net - Direktur Motorsport KTM, Pit Beirer, mengakui bahwa hengkangnya Pol Espargaro membuat pihaknya seolah kehilangan tulang punggung di MotoGP. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan Speedweek, Senin (29/6/2020), saat membicarakan peran besar Espargaro dalam pengembangan RC16.
Meski belum ada pengumuman resmi, Espargaro diisukan merapat ke Repsol Honda pada 2021 mendatang, bertandem rivalnya di Moto2, Marc Marquez. Espargaro menyatakan dirinya butuh tim kompetitif untuk memperlebar peluang juara, mengingat usianya sudah mencapai 29 tahun dan tak lagi muda.
Espargaro bergabung dengan KTM sejak 2017, dan menjajal RC16 untuk pertama kali pada musim dingin 2016 di Valencia dan Jerez, Spanyol, setelah motor tersebut dikembangkan oleh sang test rider, Mika Kallio. Kala itu, KTM masih tertinggal jauh, dan tiga tahun kemudian, berkat Espargaro, justru membuat para rival jadi waswas.
Telaten Kembangkan Motor

"Pol menuntun kami sejak 2017. Saat ia mengambil alih motor dari Mika pada musim dingin kala itu, kami tertinggal 3,5 detik dari rider terdepan. Pol sangat sadar situasi ini. Tapi ia menjalankan tugasnya dengan serius, padahal kami start terbuncit di Qatar. Pada 2019, kami dua kali start dari barisan terdepan," ujar Beirer.
Espargaro pula yang sukses membawa KTM meraih podium pertamanya di MotoGP, yakni usai ia finis ketiga di MotoGP Valencia pada 2018.
"Dalam tiga tahun terakhir, ada banyak momen baik dan buruk, tapi Pol telah memberikan pengaruh besar pada motor kami. Ia membuat RC16 menjadi mesin balap yang membuat kami bisa berharap tinggi dalam memulai musim," ungkap Beirer.
Makin Semangat Sejak Dani Pedrosa Datang
Beirer juga menilai bahwa Espargaro semakin semangat bekerja sekalinya Dani Pedrosa bergabung sebagai test rider pada akhir 2018. Kedua rider ini bekerja sama dengan baik mengembangkan RC16. Pedrosa memberi masukan, dan Espargaro mengeksekusinya di lintasan. Alhasil, KTM kini jauh lebih kompetitif.
"1,5 tahun lalu, Dani bergabung sebagai test rider, dan membimbing pengembangan menuju arah baru. Pol pun memberi kontribusi besar. Pada prinsipnya, ia tulang punggung proyek kami. Ia selalu ngotot mencapai limit, dan selalu merayakan kesuksesan untuk kami. Atas alasan ini, kami mengharapkan yang terbaik untuknya," tutup Beirer.
Espargaro yang sudah menjalani uji coba tertutup bersama KTM di Misano, Italia, pada 10-11 dan 23-25 Juni lalu, akan kembali turun lintasan di MotoGP Jerez, Spanyol, pada 17-19 Juli, yang didahului oleh sesi uji coba tambahan pada 15 Juli.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
- Jorge Lorenzo: Hanya Honda yang Bisa Patahkan Dominasi Marc Marquez
- KTM: Gabung Honda Itu Impian Pol Espargaro Sejak Kecil
- Ducati Beber Alasan Izinkan Andrea Dovizioso Ikut Balapan Motocross
- Jadwal Siaran Langsung: Formula 1 GP Austria 2020 Pertama
- Kembali ke MotoGP, Bradley Smith Resmi Tinggalkan MotoE
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pol Espargaro Hengkang, KTM Kehilangan 'Tulang Punggung'
Otomotif 30 Juni 2020, 13:25
-
KTM: Gabung Honda Itu Impian Pol Espargaro Sejak Kecil
Otomotif 30 Juni 2020, 11:32
-
Pedrosa: Kepergian Espargaro Bisa Jadi Peluang Bagus KTM
Otomotif 27 Juni 2020, 12:42
-
Jorge Lorenzo Prediksi Pol Espargaro Lebih Baik Darinya di Repsol Honda
Otomotif 26 Juni 2020, 14:30
-
Fabio Quartararo: Wajar Jika Pol Espargaro Setim dengan Marc Marquez
Otomotif 26 Juni 2020, 12:40
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
-
Belum Menyerah, Barcelona Nego MU Sekali Lagi untuk Marcus Rashford
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 21:56
-
Breaking News! Persija Resmi Berpisah dengan Mauricio Souza
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 21:10
-
Prediksi Crystal Palace vs Rayo 28 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 26 Mei 2026, 20:25
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR