
Bola.net - Akhirnya benar-benar merasakan sensasi mengendarai RC213V, Pol Espargaro pun mengaku tak lagi sepakat dengan opini banyak orang yang menyebut motor tersebut sebagai motor paling sulit dikendarai di MotoGP. Hal ini ia sampaikan dalam sesi jumpa pers di Sirkuit Losail, Qatar, pada Kamis (25/3/2021).
Seperti diketahui, RCV selama ini dicap sebagai motor paling agresif MotoGP, dan hanya jinak di tangan Marc Marquez. Bahkan ada 'kutukan' yang menunjukkan bahwa belum ada lagi rider kedua Repsol Honda yang mampu meraih kemenangan dengan motor tersebut sejak Dani Pedrosa di Valencia pada 2017.
Sejauh ini, rider Honda lain yang mampu menang hanya Cal Crutchlow, yang mengoleksi tiga kemenangan dengan LCR Honda. Namun, usai mengendarai RCV dalam uji coba pramusim di Losail pada 6-12 Maret, Polyccio menyadari bahwa motor ini ternyata tak semengerikan yang digambarkan para rider Honda sebelumnya.
Hanya Perlu Temukan Gaya Balap yang Cocok

Dalam uji coba itu, Espargaro memang hanya duduk di posisi 10 di daftar kombinasi catatan waktu. Namun, ia berkali-kali mengancam posisi tiga besar dan ritme balapnya cukup menjanjikan. Hal ini pun sesuai prediksi sang manajer tim, Alberto Puig, yang menyebut gaya balap agresif Espargaro bisa cocok dengan RCV.
Atas alasan ini pula, banyak pembalap meyakini Espargaro akan membuat kejutan akhir pekan ini dan mengancam dalam perebutan kemenangan. "Dulu, saat mendengar seseorang berkata bahwa motor ini sangat sulit dikendarai, saya selalu berpikiran sama," ujar Espargaro seperti yang dikutip Crash.net.
"Menurut saya, Honda jelas bukan motor paling jinak di grid, tapi saya tak sepakat dengan opini bahwa motor ini paling sulit dikendarai. Anda hanya harus mencocokkan gaya balap, dan saya merasa bisa sedikit melakukannya selama uji coba," ungkap juara dunia Moto2 2013 ini.
Honda Belum Menang Lagi di Losail Sejak 2014
"Entah seberapa jauh saya bisa mencocokkan gaya balap, karena kami hanya berkendara selama empat hari di trek yang sama. Sulit mengevaluasi sampai mana saya bisa terkoneksi dengan motor ini. Tapi saya ingin mencabut topik pembicaraan bahwa motor ini sulit. Saya ingin berpikir positif, proaktif membuat hasil baik terwujud," tuturnya.
Meski dijagokan para rivalnya, Espargaro merendah. Ia paham betul Honda belum menang lagi di Losail sejak 2014, meski Marc Marquez bertarung sengit sampai lap terakhir dengan Andrea Dovizioso pada 2018 dan 2019. Espargaro pun mengaku hanya ingin meraih hasil positif di trek ini dan tak mau sesumbar meraih kemenangan.
"Memulai musim di Qatar tak pernah jadi situasi terbaik bagi Honda, dan jelas trek ini bukan salah satu yang paling bersahabat dengan saya. Namun, hasil uji coba kami cukup positif. Jadi, seperti yang saya bilang, kami akan berusaha keras dan kita lihat saja nanti apa yang bisa kami lakukan dalam beberapa balapan pertama," tutupnya.
Sumber: Crashnet
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
- Maverick Vinales-Alex Marquez Terancam Tanpa Crew Chief di MotoGP Qatar
- Valentino Rossi: Franco Morbidelli Salah Satu Pembalap MotoGP Terbaik
- Video: Valentino Rossi Pamer Desain Helm 'SoleLuna' Terbaru untuk MotoGP 2021
- Pastikan ke MotoGP 2022, Fabio di Giannantonio Tunggu Pilihan Motor Gresini
- Pernah Naungi Valentino Rossi, Aprilia Tertarik Jadikan VR46 Tim Satelit
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pol Espargaro: Jangan Lagi Sebut Honda Motor Paling Sulit di MotoGP
Otomotif 26 Maret 2021, 10:00
-
Kebalikan Jorge Lorenzo, Pol Espargaro Girang Adaptasinya di Honda Lancar Jaya
Otomotif 21 Maret 2021, 15:35
-
Pol Espargaro: Saya Ingin Juara, Tapi Mustahil Tanpa Marc Marquez
Otomotif 21 Maret 2021, 15:23
-
Pol Espargaro: Repsol Honda Kesempatan Terakhir untuk Juarai MotoGP
Otomotif 21 Maret 2021, 14:45
-
Honda Puas Proses Adaptasi Pol Espargaro Sukses dan 'Alami'
Otomotif 19 Maret 2021, 15:51
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR