
Bola.net - Pol Espargaro pernah menjalin rivalitas yang sangat pahit dengan Marc Marquez di Moto2, dan kini bahkan jadi rival utama bagi satu sama lain karena bertandem di Repsol Honda. Namun, ia tak ragu-ragu mengakui bahwa memiliki tandem sekaliber Marquez sangatlah penting bagi semua rider MotoGP.
Espargaro bergabung dengan Repsol Honda sejak awal 2021, dan ia berkali-kali melihat Marquez absen akibat berbagai cedera berbeda. Alih-alih senang karena rivalnya berkurang jadi satu, Espargaro justru merasa galau. Pasalnya, Marquez merupakan referensi setiap pembalap, terutama baginya.
Lewat wawancaranya dengan MotoGP.com pada Jumat (1/4/2022), Espargaro menyebut bahwa pembalap yang cerdas pasti takkan berpikir bahwa absennya Marquez merupakan sebuah keuntungan. Uniknya, pendapat Espargaro ini juga berkali-kali diungkapkan oleh rider Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo.
Sebut Marc Marquez Lecut Semangat Tim

"Marc penting bagi saya. Kalau Anda tidak cukup cerdas, Anda pasti bakal bilang situasinya lebih baik kalau tak ada Marc, rival bakal berkurang satu, sehingga kans Anda mengalahkan Anda juga mengecil. Namun, pada akhirnya. Anda butuh seseorang seperti Marc dalam garasi Anda," ungkap Espargaro.
Menurut Polyccio, atmosfer kerja dalam garasi Repsol Honda sangatlah berbeda jika Marquez hadir. Pasalnya, sang delapan kali juara dunia tersebut selalu melecut motivasi tim untuk meraih hasil baik, dan tentu saja semangat ini jadi menular kepada Espargaro dan krunya.
"Anda pasti butuh seseorang yang mampu menciptakan atmosfer kemenangan di garasi kami. Ketika Marc ada di sana, ia takkan mau sekadar finis ke-10. Ia pasti finis kelima atau bahkan lebih baik lagi. Anda tahu ia pasti akan ada di depan. Bagaimanapun gaya berkendaranya, ia akan membantu saya dengan cara apa pun," ujarnya.
Marc Marquez Selalu Sajikan Pertunjukan Menarik

Espargaro juga meyakini bahwa saat ini Marquez adalah satu-satunya rider yang kerap memberikan momen-momen menakjubkan di trek berkat gaya balapnya yang agresif. Ketidakhadirannya dalam pekan balap pun dirasa Espargaro membuat kompetisi tak terlalu seru, dan ia yakin hal ini tak diinginkan oleh fans.
"Saya sangat mencintai olahraga ini, dan ketika Marc tak ada, rasanya aneh. Pasalnya, orang-orang di rumah juga ingin melihat pertunjukan menarik, dan saat ini Marc lah orang yang selalu menyediakannya. Bagi Honda dan saya, sangat penting mendapati Marc ada di papan atas, begitu juga bagi MotoGP secara umum," tutupnya.
Saat ini, Espargaro dan Marquez masing-masing berada di peringkat 11 dan 13 pada klasemen pembalap dengan koleksi 23 dan 21 poin. Mereka akan kembali berlaga dalam MotoGP Portugal yang digelar di Sirkuit Algarve, Portimao, pada 22-24 April 2022 nanti.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Hanya Soal Waktu: Maverick Vinales Pede Bisa Menang Bareng Aprilia
- Membara Berkat Austin, Enea Bastianini Tekad Menang Lagi di Portimao
- Portimao Menuntut Fisik, Marc Marquez Tetap Pede Berkat Performa Garang di Austin
- Jadwal Lengkap MotoGP Portimao, 22-24 April 2022
- Teka-Teki KTM: Ogah Ganti Pembalap, Kode Ada yang Ingin Hengkang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pol Espargaro: Orang Cerdas Tahu Penting Punya Tandem Seperti Marc Marquez
Otomotif 20 April 2022, 14:14
-
Sadar MotoGP Makin Sulit Diprediksi, Marc Marquez Makin Gigih Bidik Podium
Otomotif 17 April 2022, 19:20
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR