Profil Raul Fernandez, Pemenang Terbaru MotoGP yang Terlambat Berkarier dan Sempat Benci Balap Motor

Bola.net - Pembalap Trackhouse Racing, Raul Fernandez, sukses menggebrak dengan kemenangannya dalam balapan MotoGP Australia 2025 di Sirkuit Phillip Island, pada Minggu (19/10/2025). Ini adalah kemenangan perdana Fernandez di MotoGP, serta kemenangan perdananya sejak Moto2 Valencia 2021.
Fernandez punya awal karier yang tak biasa di dunia balap motor. Jika kebanyakan pembalap memulai kariernya sejak balita, Fernandez malah baru ikut balap motor pada usia 11 tahun. "Atas alasan tertentu, hidup saya ini sangat aneh dengan motor," ujarnya kepada Marca pada 2021.
Fernandez mengaku bahwa sang ayah merupakan penggemar berat MotoGP dan merupakan pengendara motor yang antusias, koleksi motornya di rumah pun beragam. Namun, Fernandez justru sama sekali tak tertarik, terutama setelah dirinya sempat terjatuh dari motor.
Ternyata Sempat Tak Tertarik Jadi Pembalap Motor

"Sebelum saya lahir, saya sudah 'punya' motor. Ayah saya fans balap motor, rajin pergi ke Jerez 18 tahun beruntun. Saya pernah coba naik motor, tapi jatuh, dan saya bilang, 'Aku tak mau tahu apa pun soal motor'. Padahal ayah saya punya semuanya: quad, buggy, flat track... tapi saya tak memperhatikan, karena saya lebih suka main dengan teman-teman saya," kisah Fernandez
Fernandez mencicipi kancah balap bergengsi pada 2014, ketika ia dapat jatah wildcard di CEV Moto3 (kini JuniorGP) pada 2014. Ia kemudian menjalani debut di Red Bull Rookies Cup pada 2015, sekaligus sesekali berlaga di CEV Moto3. Di Rookies Cup, ia mengakhiri musim di peringkat 7 usai tiga kali naik podium.
Pada 2016, Fernandez masih berlaga di kedua ajang ini, dan mengakhiri musim di peringkat ketiga. Pada tahun yang sama, ia mendapatkan jatah wildcard di Grand Prix Moto3 bersama MH6 Team di Valencia. Dalam balapan itu, ia finis ke-11 meski tak punya pengalaman.
Awal Karier di Moto3 dan Gebrakan di Moto2

Pada 2017, Fernandez mundur dari Rookies Cup dan fokus berlaga di CEV Moto3, di mana ia tampil jeblok, hanya duduk di peringkat 28, walau tetap tiga kali dapat wildcard di Grand Prix bareng Aspar Mahindra. Namun, pada 2018, Fernandez sukses bangkit dan menjuarai CEV Moto3 bersama KTM.
Prestasinya di CEV Moto3 pun membuat Fernandez digaet oleh Aspar Team, yang kala itu menurunkan motor KTM di Moto3 2019. Sayangnya, ia hanya mengakhiri musim di peringkat 21. Namun, semua berubah ketika ia pindah ke Red Bull KTM Ajo pada 2020, di mana ia menduduki peringkat keempat.
Fernandez kemudian naik ke Moto2 pada 2021, dan langsung menggebrak. Ia meraup 12 podium dan 8 kemenangan, serta jadi pesaing terkuat tandemnya sendiri, Remy Gardner, dalam perebutan gelar dunia. Meski sama-sama dominan, Fernandez akhirnya harus legawa mengakhiri musim di peringkat runner up.
Promosi ke MotoGP 2021 Diwarnai Kontroversi dengan KTM

Pada pertengahan 2021, kedua rider ini diumumkan naik ke MotoGP pada 2022 bersama Red Bull KTM Tech 3. Namun, Fernandez secara kontroversial mengaku dirinya 'dipaksa' untuk membela skuad Prancis tersebut, karena ia bertekad memutus kontraknya dengan KTM demi membela tim satelit Yamaha.
Fernandez sudah sempat bernegosiasi dengan Yamaha, dan Yamaha bertekad membeli kontraknya dari KTM. Namun, KTM menolak transaksi tersebut dan langsung mengumumkan promosi Fernandez ke MotoGP bersama Tech 3. Meski akhirnya menuruti KTM, Fernandez menyebut ini keputusan sepihak.
Fernandez juga sulit kompetitif mengendarai motor KTM RC16, hanya menduduki peringkat 22 pada akhir musim. Rider Spanyol ini kemudian pindah ke Aprilia lewat RNF Racing pada 2023. Skuad ini kemudian dibeli oleh Trackhouse pada 2024, dan sejak itu Fernandez terus menunjukkan peningkatan performa.
Musim ini, Fernandez bahkan lebih konsisten bertarung di posisi 10 besar di atas motor RS-GP, dan ikut meramaikan perebutan podium dalam beberapa seri terakhir. Namun, impiannya merebut kemenangan di kelas para raja akhirnya terwujud di Australia, di mana ia membekuk Fabio di Giannantonio dan Marco Bezzecchi.
Selamat, Raul Fernandez! Berikut profil singkat dan statistik prestasi Raul Fernandez.
Profil dan Statistik Prestasi Raul Fernandez

Nama lengkap: Raul Fernandez Gonzalez
Tempat, tanggal lahir: Madrid, Spanyol, 23 Oktober 2000
Tim: Trackhouse Racing Aprilia
Nomor balap: 25
Statistik prestasi Raul Fernandez:
- 2014: CEV Moto3 KTM - Tidak terklasifikasi (hanya ikut 1 seri)
- 2015: CEV Moto3 KTM & Husqvarna - Peringkat 14 (hanya ikut 3 seri)
- 2015: Red Bull Rookies Cup (KTM) - Peringkat 7
- 2016: CEV Moto3 Husqvarna - Peringkat 3
- 2016: Red Bull Rookies Cup (KTM) - Peringkat 3
- 2016: Moto3 MH6 Team - Peringkat 32 (hanya ikut 1 seri)
- 2017: CEV Moto3 Mahindra - Peringkat 28
- 2017: Moto3 Aspar Team - Peringkat 40 (hanya ikut 3 seri)
- 2018: CEV Moto3 KTM - Juara
- 2018: Moto3 Angel Nieto Team & Red Bull KTM Ajo - Peringkat 28 (hanya ikut 4 seri)
- 2019: Moto3 Aspar Team - Peringkat 21
- 2020: Moto3 Red Bull KTM Ajo - Peringkat 4
- 2021: Moto2 Red Bull KTM Ajo - Runner up
- 2022: MotoGP Tech 3 KTM Factory Racing - Peringkat 22
- 2023: MotoGP CryptoDATA RNF Aprilia - Peringkat 20
- 2024: MotoGP Trackhouse Racing Aprilia - Peringkat 16
- 2025: MotoGP Trackhouse Racing Aprilia - Peringkat 12 (sampai Seri Australia)
Baca Juga:
- Klasemen Sementara MotoGP 2025 Usai Seri Australia di Phillip Island
- Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2025
- Raul Fernandez dan Trackhouse Sajikan Gebrakan dengan Menangi Balapan Utama MotoGP Australia 2025
- Hasil Balapan MotoGP Australia 2025: Raul Fernandez dan Trackhouse Raih Kemenangan Perdana
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Sementara MotoGP 2025 Usai Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 19 Oktober 2025, 12:04
-
Klasemen Sementara Moto2 2025 Usai Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 19 Oktober 2025, 10:05
LATEST UPDATE
-
PGMOL Didesak Hukum Arsenal Soal Taktik Bola Mati yang Rugikan Man United
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:45
-
Titik Balik Kekalahan Arsenal dari Man United: Saat Arteta Murka di Awal Petaka
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:44
-
Gemuruh Nyanyian Fans Juventus Sindir Antonio Conte: Lompat Bersama Kami!
Liga Italia 26 Januari 2026, 22:12
-
Begini Cara Luis Enrique Goda Dro Fernandez Tinggalkan Barcelona
Liga Eropa Lain 26 Januari 2026, 20:27
-
6 Poin dari City dan Arsenal: Stop Ragukan Michael Carrick!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 19:17
-
No Palmer No Problem: Chelsea Masih Punya Duo Brasil!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:47
-
David Beckham Ejek Anaknya Usai Man United Tumbangkan Arsenal 3-2 di Emirates
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:45
-
Mikel Arteta Singgung Mental Arsenal Usai Kekalahan dari Man United
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:16
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 29 Januari 2026
Liga Champions 26 Januari 2026, 18:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06























KOMENTAR