
Bola.net - MotoGP akan memasuki seri ke-10 pada musim 2025, yang digelar di Sirkuit Assen pada 27-29 Juni 2025. Meski bertajuk Grand Prix of Netherlands, pekan balap MotoGP di sirkuit ini justru lebih dikenal dengan tajuk 'Dutch TT' (Dutch Tourist Trophy) pada setiap tahunnya.
Dutch TT pertama kali digelar pada 1925, 24 tahun sebelum ajang Grand Prix lahir. Tadinya, Sirkuit Assen merupakan sirkuit jalanan sepanjang 28,4 km. Pada 1949, sirkuit ini akhirnya masuk ke dalam kalender MotoGP dan tak pernah absen sampai sekarang, kecuali pada 2020 akibat pandemi Covid-19.
Namun, pada 1955, Sirkuit Assen diperpendek menjadi 7,7 km saja meski masih merupakan sirkuit jalanan. Pada 1992, sirkuit ini akhirnya dijadikan sirkuit permanen tertutup. Namun, sirkuit ini tetap terus mengalami perubahan layout berkali-kali. Tahun 2010 adalah momen terakhir kali layout trek Assen diubah.
Valentino Rossi dan Pecco Bagnaia Paling Sering Menang di MotoGP Belanda

Sejak 1949, balapan Dutch TT pun selalu digelar pada hari Sabtu terakhir pada bulan Juni. Namun, sejak 2016 sampai sekarang, balapannya dipindahkan ke hari Minggu terakhir pada bulan Juni, selaras dengan akhir pekan MotoGP lainnya.
Sejak MotoGP digulirkan pada 2002 untuk menggantikan kelas GP500 sebagai kelas premier, Valentino Rossi masih menjadi rider tersukses di Assen dengan koleksi delapan kemenangan. Di belakangnya terdapat sang anak didik, Pecco Bagnaia, yang mengoleksi tiga kemenangan.
Namun, Marc Marquez, yang baru menang dua kali di MotoGP Belanda, justru lebih dijagokan akhir pekan ini. Sebab, Bagnaia sulit tampil kompetitif di Mugello, Italia, akhir pekan lalu, sementara Marquez, yang biasanya tak cocok dengan trek ini, justru meraih kemenangan.
Berikut profil Sirkuit Assen beserta daftar pembalap dan pabrikan dengan kemenangan terbanyak di MotoGP Belanda.
Profil Sirkuit Assen
Sirkuit Assen, Belanda (c) Dorna Sports/MotoGP.com
Nama sirkuit: TT Circuit Assen
Julukan: The Cathedral, The Cathedral of Speed
Nama Grand Prix: Dutch TT, Grand Prix of Netherlands
Panjang lintasan: 4,54 km
Lebar trek: 14 m
Panjang trek lurus: 487 m
Tikungan: 18 (12 kanan, 6 kiri)
All time lap record: Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - 1'30,540 (2024)
Best pole: Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - 1'30,540 (2024)
Fastest race lap: Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - 1'31,866
Daftar Pembalap dan Pabrikan MotoGP Paling Sering Menang di Assen
Daftar pembalap dengan kemenangan MotoGP terbanyak di Assen:
- Valentino Rossi: 8 kemenangan (2002, 2004, 2005, 2007, 2009, 2013, 2015, 2017)
- Pecco Bagnaia: 3 kemenangan (2022, 2023, 2024)
- Casey Stoner: 2 kemenangan (2008, 2012)
- Marc Marquez: 2 kemenangan (2014, 2018)
- Sete Gibernau: 1 kemenangan (2003)
- Nicky Hayden: 1 kemenangan (2006)
- Jorge Lorenzo: 1 kemenangan (2010)
- Ben Spies: 1 kemenangan (2011)
- Jack Miller: 1 kemenangan (2016)
- Maverick Vinales: 1 kemenangan (2019)
- Fabio Quartararo: 1 kemenangan (2021)
Daftar pabrikan dengan kemenangan MotoGP terbanyak di Assen:
- Yamaha: 11 kemenangan (2004, 2005, 2007, 2009, 2010, 2011, 2013, 2015, 2017, 2019, 2021)
- Honda: 7 kemenangan (2002, 2003, 2006, 2012, 2014, 2016, 2018)
- Ducati: 4 kemenangan (2008, 2022, 2023, 2024)
Pemenang MotoGP Belanda dari Tahun ke Tahun Sejak 2002
- 2002: Valentino Rossi - Repsol Honda
- 2003: Sete Gibernau - Telefonica Movistar Honda
- 2004: Valentino Rossi - Gauloises Yamaha
- 2005: Valentino Rossi - Gauloises Yamaha
- 2006: Nicky Hayden - Repsol Honda
- 2007: Valentino Rossi - Fiat Yamaha
- 2008: Casey Stoner - Ducati Team
- 2009: Valentino Rossi - Fiat Yamaha
- 2010: Jorge Lorenzo - Fiat Yamaha
- 2011: Ben Spies - Yamaha Factory Team
- 2012: Casey Stoner - Repsol Honda
- 2013: Valentino Rossi - Yamaha Factory Team
- 2014: Marc Marquez - Repsol Honda
- 2015: Valentino Rossi - Movistar Yamaha
- 2016: Jack Miller - EG 0,0 Marc VDS Honda
- 2017: Valentino Rossi - Movistar Yamaha
- 2018: Marc Marquez - Repsol Honda
- 2019: Maverick Vinales - Monster Energy Yamaha
- 2020: Ditiadakan akibat pandemi Covid-19
- 2021: Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha
- 2022: Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team
- 2023: Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team Ducati (Sprint)
- 2023: Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team
- 2024: Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team (Sprint)
- 2024: Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team
Baca Juga:
- Efek Liberty Media, MV Agusta Mau Ikut MotoGP Tapi Minta Regulasi Mesin Diubah Jadi Mirip Formula 1
- MV Agusta Sebut MotoGP Satu-Satunya Kejuaraan Motor yang Relevan untuk Mereka Ikuti
- Pisah dari KTM, MV Agusta Makin Ngotot Balik Balapan di MotoGP 2027
- Aprilia Segera Gelar Tes Khusus untuk Jorge Martin, Masih Tunggu Hasil Cek Medis Terbaru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming MotoGP Belanda 2025 di Vidio dan SPOTV
Otomotif 25 Juni 2025, 18:01
-
Jadwal Siaran Langsung MotoGP Belanda 2025 di Vidio, 27-29 Juni 2025
Otomotif 25 Juni 2025, 18:01
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR