Bola.net - - Debutan Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco mengaku puas atas performa dan hasil balapnya di MotoGP Jerman akhir pekan lalu, meski ia hanya finis kesembilan. Hal ini dikarenakan Zarco mengalami kesulitan di sesi kualifikasi sehari sebelumnya, dan terpaksa start dari posisi ke-19 dari 24 rider peserta.
Juara dunia Moto2 2015-2016 ini harus susah payah memperbaiki posisi, dan baru mampu mencapai posisi 10 besar pada Lap 20. Ia sukses bertarung melawan Jorge Lorenzo dan Cal Crutchlow, dan bahkan mengasapi rider Octo Pramac Racing, Danilo Petrucci yang start kedua dan finis ke-12.
"Posisi start yang lebih baik sangat dibutuhkan demi bertahan di lima besar dan naik podium. Tapi saya kesulitan pada hari Sabtu. Saya harus start dari posisi ke-19, namun saya tahu bisa konsisten saat balapan. Jadi sangat penting untuk tetap tenang dan mempelajari pengalaman ini," ujarnya kepada Crash.net.
"Finis di posisi kesembilan cukup baik, karena saya berada di depan Cal, begitu juga Danilo, yang menjalani balapan hebat di Assen dan meraih banyak poin. Di sini, saya bisa berada di depannya lagi, jadi finis kesembilan baik untuk klasemen," lanjut Zarco yang ada di peringkat keenam dengan 84 poin.
Zarco yang finis kedua dan naik podium di Prancis, juga segera memberi selamat untuk sang tandem, Jonas Folger yang meraih hasil serupa di Sachsenring. Tak merasa terancam, rider berusia 26 ini justru yakin persaingan ketat namun sehat di antara mereka baik untuk perkembangan Tech 3.
"Saya sangat senang atas apa yang dilakukan Jonas. Bagi tim, ini fantastis. Andaipun start dari barisan kedua seperti Jonas, saya takkan bisa menyamai ritme nya. Saya mencatat 1 menit 22 detik, sementara Jonas di bawah itu. Mungkin saya bisa bertarung di posisi empat atau lima, tapi podium seperti Jonas begitu mustahil bagi saya kali ini," pungkas Zarco.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Puji Folger, Zarco Senang Kalahkan Petrucci
Otomotif 4 Juli 2017, 12:30
-
Folger Tekad Jadi Rider Jerman Terbaik di MotoGP
Otomotif 3 Juli 2017, 15:50
-
Akui Kesalahan, Folger Sengaja 'Lepas' Marquez
Otomotif 3 Juli 2017, 11:05
-
Kaget Performa Folger, Marquez Puas Menangi Sachsenring
Otomotif 3 Juli 2017, 10:05
-
SachsenKING, Marquez Lagi-Lagi Menangi MotoGP Jerman
Otomotif 2 Juli 2017, 20:04
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR