Pada sesi latihan MotoGP Valencia hari Jumat akhir pekan lalu, Marquez dinilai bersalah setelah mengalami senggolan dengan Simone Corsi yang harus keluar lintasan dan terjatuh. Pengawas balap pun menjatuhi Marquez hukuman start dari posisi terbuncit pada sesi balap hari Minggu. Meski begitu, ia menunjukkan kelasnya dengan sukses meraih kemenangan.
Sementara pengawas balap menganggap Marquez sudah kelewat batas, beberapa pebalap MotoGP pun memberi dukungan kepada pebalap Spanyol itu agar dapat menghindari peristiwa serupa di masa mendatang.
"Saya sangat menyukai Marc," ujar sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi. "Caranya membalap, talenta dan gaya membalapnya yang agresif sangat seru untuk ditonton. Ia sangat bertalenta, namun terkadang sangat agresif. Di MotoGP, kecepatan lebih tinggi sehingga lebih berbahaya. Jadi saya rasa ia akan lebih tenang secara alami."
Sementara Andrea Dovizioso tak ingin mengomentari insiden tersebut terlalu spesifik. Namun ia mengaku ada persamaan antara Marquez dengan mendiang Marco Simoncelli yang terkenal dengan gaya balapnya yang agresif.
"Marc memang agresif, namun tampaknya ia berada dalam situasi seperti Marco," ujar pebalap Italia tersebut. "Ia tak ingin menabrak siapapun, namun kepekaannya terhadap batasan membalap sedikit berbeda dengan pebalap lainnya. Namun jika seorang pebalap memiliki gaya balap 'berbahaya', maka ia harus mengubahnya."
Sementara itu, rekan setim Dovizioso di Monster Yamaha Tech 3, Cal Crutchlow berpendapat bahwa gaya balap Marquez sangat alami dan menyatakan bahwa pebalap tim Catalunya Caixa Suter itu adalah pebalap hebat.
"Motor Marc tak sebagus motor Pol Espargaro. Namun di Moto2 tak ada pebalap Suter yang sebagus dirinya, dan pasti tak ada yang bisa melakukan apa yang sudah Marc lakukan di atas motor itu," tutur pebalap Inggris itu. "Pada akhirnya, ialah juara dunianya. Agresif atau tidak, itulah gaya balapnya. Beberapa pebalap memang agresif, tapi ada beberapa yang tidak. Saya pun yakin ia adalah pebalap yang sangat hebat."
Marquez sendiri akan bertandem dengan Dani Pedrosa musim depan di MotoGP bersama tim Repsol Honda untuk menggantikan Casey Stoner yang memilih pensiun dini. [initial]
Source: Crash.net (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi-Dovizioso: Marquez Bertalenta, Namun Terkadang Agresif
Otomotif 12 November 2012, 15:00
-
Rossi-Hayden Tepis Rumor Terdepaknya Pimpinan Ducati
Otomotif 12 November 2012, 09:00
-
Biaggi Pensiun, Rossi dan Lorenzo Beri Penghormatan Khusus
Otomotif 10 November 2012, 09:00
-
Rossi Tak Sabar Lakoni Uji Coba Dengan Yamaha
Otomotif 9 November 2012, 18:00
-
Momen Terakhir Bersama Ducati, Rossi Tak Suka Valencia
Otomotif 7 November 2012, 17:00
LATEST UPDATE
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:57
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:28
-
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Newcastle vs Qarabag: Sandro Tonali
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR