
Bola.net - Fabio Quartararo dan Valentino Rossi kompak mengkritik Yamaha yang belum lagi menurunkan sang test rider, Jorge Lorenzo, dalam uji coba sejak masa pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada awal Februari lalu. Hal ini mereka sampaikan dalam jumpa pers MotoGP San Marino di Misano pada Kamis (10/9/2020).
Sejak sepakat menjabat sebagai test rider pabrikan Garpu Tala pada akhir Januari, Lorenzo hanya turun lintasan di atas YZR-M1 sebanyak dua kali, yakni pada hari ketiga uji coba shakedown dan pramusim di Sepang. Ia sempat dijadwalkan uji coba di Motegi, Jepang, pada April namun batal akibat pandemi virus corona.
Pabrikan lain menurunkan test rider mereka dalam uji coba Misano untuk menjajal aspal baru pada 10-11 Juni, tapi Yamaha juga tak menurunkan Lorenzo meski lima kali juara dunia itu sudah menjaga kebugaran dan siap dipanggil kapan saja untuk bertugas. Alhasil, para rider Yamaha tak punya data menjelang MotoGP San Marino dan Emilia Romagna.
Yamaha Jadi Tak Punya Data Baru di Misano

Ketika ditanya oleh para jurnalis mengenai hal ini, Quartararo yang sempat mendampingi Lorenzo uji coba di Sepang juga mengaku sangat terheran-heran atas keputusan Yamaha. "Saya juga punya pertanyaan yang sama," ujarnya via MotoGP.com, yang langsung mendapatkan anggukan setuju dari Rossi di sebelahnya.
"Jujur saja, saya juga tidak tahu kenapa. Tapi memang benar kami tidak paham alasannya, padahal kita tahu kemampuan Jorge di atas Yamaha. Saya tak tahu mengapa ia tak berkendara. Ia hanya berkendara selama 20 lap di Sepang, dan disudahi begitu saja," lanjut rider asal Prancis ini.
Quartararo pun kecewa Yamaha tak menurunkan Lorenzo di uji coba Misano. "Jika melihat semua test rider uji coba pada Juni, dan tak ada test rider Yamaha di sini... Saya takkan bilang ini jadi kerugian, tapi kan bakal lebih baik jika ada komentar soal motor kami di aspal baru," tuturnya.
Minta Yamaha Belajar dari KTM
Rossi punya komentar senada. Ia kecewa karena ia lah orang yang sangat mendukung Lorenzo kembali ke Yamaha. "Saya punya pertanyaan yang sama persis untuk Yamaha, karena saya sangat senang saat Jorge jadi test rider kami, karena ia salah satu rider terbaik dalam sejarah Yamaha, dan ia pasti bisa membantu kami," ujarnya.
Rider 41 tahun ini bahkan meminta Yamaha introspeksi dan melihat apa yang sudah dilakukan KTM semusim terakhir. "Lihat saja apa yang dilakukan Dani Pedrosa kepada KTM dalam kurun satu tahun, Dani memberi banyak nasihat bagus untuk mereka. Jadi, Yamaha harusnya percaya pada programnya sendiri," keluhnya.
"Entahlah, kadang di Yamaha, ada hal-hal yang sulit dijelaskan. Atas alasan ini, mau tak mau besok kami harus mulai dari nol dengan aspal baru dan banyak hal lain. Padahal KTM dan Ducati sudah bekerja keras dalam uji coba, dan mungkin bakal sulit bagi kami," pungkas sembilan kali juara dunia ini.
Sumber: MotoGP
Video: Kembali Bergulir, MotoGP 2020 Ketat Terapkan Protokol Kesehatan
Baca Juga:
- Tertawakan Rumor Pensiun, Valentino Rossi Sebut Kontraknya Diumumkan di Catalunya
- Positif Covid-19, Jorge Martin Resmi Absen dari Moto2 San Marino
- Casey Stoner: Jack Miller Makin Dewasa, Bisa Pimpin Ducati
- Pecco Bagnaia Dukung Luca Marini ke Ducati di MotoGP 2021
- 8 Fakta Unik Jelang MotoGP San Marino: Belum Ada Pemenang dari Spanyol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Boyong 4 Kru ke Petronas, 2 Mekanik Terkatung-katung
Otomotif 11 September 2020, 23:47
-
Kekasih Valentino Rossi Tampil Seksi dan Menawan di Venice Film Festival
Bolatainment 11 September 2020, 15:26
-
Didik Musuh Sendiri, Rossi Lebih Takut Morbidelli Ketimbang Bagnaia
Otomotif 11 September 2020, 15:10
-
Valentino Rossi: Honda Tanpa Marc Marquez Mirip Honda Tanpa Saya
Otomotif 11 September 2020, 13:25
-
Valentino Rossi: MotoGP Sengit Tak Cuma Karena Marc Marquez Absen
Otomotif 11 September 2020, 12:37
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR