
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, yakin bahwa absennya Marc Marquez seolah membuat Honda tengah mengalami deja vu seperti pada MotoGP 2004, saat ia meninggalkan Repsol Honda menuju Yamaha. Hal ini Rossi sampaikan dalam wawancaranya dengan GPOne, Kamis (10/9/2020).
Marquez mengalami patah tulang humerus kanan usai terjatuh di MotoGP Spanyol dan butuh operasi. Dua pekan setelahnya, plat titanium yang ditanamkan pada lengannya patah usai membuka jendela rumah, dan harus dioperasi lagi. Pemulihan yang panjang membuatnya terancam absen sampai akhir musim.
Selama Marquez absen, Honda pun belum meraih satu pun podium di lima seri perdana, dan ini terjadi untuk pertama kalinya sejak mereka kembali ke GP500 secara penuh sebagai pabrikan pada 1982 silam. Tiga rider Honda lainnya pun sulit tampil kompetitif akibat RC213V yang sulit dikendarai.
Marquez Paling Jago Keluarkan Potensi Honda

Menurut Rossi, peristiwa ini pun mirip seperti pada 2004 dan 2005, saat ia meninggalkan Honda demi membela Yamaha. Dalam dua musim tersebut, Rossi mendominasi bersama pabrikan Garpu Tala, sementara Honda kelimpungan. "Itu benar!" ungkap Rossi saat ditanya soal kemiripan ini.
"Menurut saya, Honda sejatinya motor yang sangat cepat. Tak diragukan lagi Marc merupakan rider yang paling hebat dalam menginterpretasikan potensinya, tapi mereka sedang kesulitan, karena rider lainnya sulit kompetitif," ungkap Rossi, yang mengakui ironisnya saat ini Yamaha juga sedang banyak masalahnya.
Selagi Marquez absen pula, pabrikan lain menjadi lebih garang, seperti Suzuki dan KTM. "Jadi, saat ini Honda dan Yamaha sama-sama terpuruk, sementara KTM dan Suzuki menggebrak. Keseimbangan kompetisi ini sudah berubah, bahkan ketika Marc kembali nanti," tutur sembilan kali juara dunia ini.
Komentari Cedera Marquez Berdasarkan Mugello 2010

Rossi juga menanggapi banyak pihak yang memprediksi bahwa saat pulih nanti, Marquez takkan menjadi pembalap yang sama seperti sebelumnya, seperti halnya saat mereka memprediksi karier Rossi usai kecelakaan hebat di Mugello pada 2010 yang membuat kaki kanannya patah.
Berdasar pengalaman pribadinya, Rossi menyatakan hal-hal macam itu tergantung proses pemulihan tubuh dan seberapa kuatnya mental Marquez. "Dalam kasus-kasus seperti ini, Anda harus memahami apa yang Anda rasakan. Cedera seperti ini akan meninggalkan bekas pada tubuh dan pikiran Anda," ungkapnya.
"Soal fisik, Anda harus paham nyaman atau tidak saat berkendara. Soal mental, Anda harus melihat level takut Anda. Cedera macam ini pernah dialami semua pembalap, bahkan saya sendiri. Cedera saya di Mugello lebih serius, tapi Marc lebih kesulitan usai operasi, karena platnya patah dan inilah yang bikin makin rumit," pungkasnya.
Sumber: GPOne
Video: Kegembiraan Brad Binder Usai Menangi MotoGP Ceko
Baca Juga:
- Valentino Rossi: MotoGP Sengit Tak Cuma Karena Marc Marquez Absen
- Mulai Karier di Aprilia, Valentino Rossi Ngotot Ingin Pensiun di Yamaha
- Valentino Rossi Super 'Cemburu' Mugello Dipakai Formula 1 Balapan
- Masih Bungkam, Andrea Dovizioso Belum Dapat Rayuan Nyata dari Tim Lain
- Rossi-Quartararo Jengkel Yamaha Tak Turunkan Lorenzo dalam Uji Coba Misano
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Boyong 4 Kru ke Petronas, 2 Mekanik Terkatung-katung
Otomotif 11 September 2020, 23:47
-
Kekasih Valentino Rossi Tampil Seksi dan Menawan di Venice Film Festival
Bolatainment 11 September 2020, 15:26
-
Didik Musuh Sendiri, Rossi Lebih Takut Morbidelli Ketimbang Bagnaia
Otomotif 11 September 2020, 15:10
-
Valentino Rossi: Honda Tanpa Marc Marquez Mirip Honda Tanpa Saya
Otomotif 11 September 2020, 13:25
-
Valentino Rossi: MotoGP Sengit Tak Cuma Karena Marc Marquez Absen
Otomotif 11 September 2020, 12:37
LATEST UPDATE
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Real Madrid vs Atletico Madrid: Federico Valverde
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 07:04
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR