Pertarungan Rossi dan Biaggi memang dikenal sebagai salah satu rivalitas tersengit dalam sejarah Grand Prix. Meski sama-sama berasal dari Italia, keduanya kerap bersitegang baik di dalam maupun luar lintasan.
"Alasan kenapa kami sengit adalah, Max merupakan pebalap yang hebat, jadi menurutnya kala itu dia lah yang harus jadi pebalap nomor satu. Tapi saat itu juga, saya datang, jadi ia sangat marah!" kenang Rossi soal persaingannya dengan Biaggi di masa-masa GP125, GP250 dan GP500.
"Saya mengacaukan rencananya untuk menjadi yang terbaik. Saya lebih muda dan lebih cepat. Jadi, Max sulit menerima kenyataan," lanjut The Doctor. Namun ketika ditanya situasi keduanya saat ini, Rossi tak banyak komentar, menunjukkan hubungan yang tak berkembang lebih baik. "Hmm... tidak terlalu penting sih, tapi tidak buruk lah," tutupnya. (cw/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi Ungkap Penyebab Rivalitas Sengit vs Biaggi
Otomotif 19 Juli 2014, 13:00
-
Valentino Rossi Sudah 'Malas' Turun di WSBK
Otomotif 19 Juli 2014, 09:00
-
Ngebet Latihan Bareng Marquez, Rencana Rossi Gagal
Otomotif 18 Juli 2014, 09:00
-
Valentino Rossi Berniat Ikuti Saran Senior
Otomotif 17 Juli 2014, 20:00
-
Valentino Rossi 'Buka Rahasia' Soal Kontrak Baru
Otomotif 17 Juli 2014, 18:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 11-14 April 2026
Liga Inggris 12 April 2026, 16:55
-
Barcelona Berpotensi Paksa Real Madrid Lakukan Guard of Honour di El Clasico
Liga Spanyol 12 April 2026, 16:30
-
Arsenal Tersandung, Manchester City Tahu Apa yang Harus Dilakukan
Liga Inggris 12 April 2026, 16:00
-
Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 12 April 2026, 15:51
-
Milan Dibantai Udinese 0-3, Rafael Leao Disoraki Fans di San Siro
Liga Italia 12 April 2026, 15:35
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
























KOMENTAR