
Bola.net - Dua sahabat Maverick Vinales, Aleix Espargaro dan Jack Miller, menanggapi kontroversi skors yang diberikan Monster Energy Yamaha kepada rider Spanyol tersebut di MotoGP Austria, 13-15 Agustus. Espargaro dan Miller kompak ogah menyalahkan salah satu dari kedua pihak, namun yakin Vinales harusnya berpikir lebih jernih.
Yamaha menjatuhkan skors kepada Vinales dan menarik partisipasinya dari Seri Austria usai Top Gun dinilai melakukan 'aksi tak lazim' yang berpotensi merusak mesin YZR-M1 dan membahayakan pembalap lain di Seri Styria, Minggu (8/8/2021). Yamaha tak memberi penjelasan detail, namun mengaku punya data telemetri sebagai bukti.
Berdasarkan pengakuan beberapa saksi mata yang berada di tepi trek saat balapan digelar, terutama para fotografer, Vinales memang tampak sengaja menggeber motornya pada limiter di trek lurus ketimbang beralih ke gigi enam pada lap-lap terakhir. Ia diduga merasa frustrasi akibat masalah-masalah teknis yang ada.
Espargaro pun prihatin atas peristiwa ini dan memberikan dukungan moral untuk Vinales. Ia sendiri berlatih sepeda dengan Vinales selama tiga hari terakhir di Red Bull Ring dan menyatakan rider 26 tahun itu tak tahu apa-apa soal niatan skors Yamaha. Namun, Espargaro juga yakin Vinales harusnya berpikir lebih tenang saat dapat masalah teknis.
Harusnya Maverick Vinales Berpikir Dua Kali

"Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah saya prihatin. Kadang saya sendiri sangat marah dan bereaksi buruk saat ada masalah. Tapi Anda harus paham ini juga kinerja tim. Saat saya jatuh, mereka tak menyalahkan saya. Mesin rusak memang bikin frustrasi, tapi Anda harus berpikir dua kali dan ambil napas," ujarnya via Crash.net.
"Saya tak bilang apa yang dilakukan Maverick itu bagus, namun ketika Anda sedang 'panas', apa pun bisa terjadi. Ada perusahaan besar di belakang kami, Maverick dengan Yamaha dan saya dengan Aprilia. Jadi, Anda kadang harus cerdas dan berpikir dua kali," lanjut Espargaro, yang bisa jadi rekan setim Vinales lagi tahun depan.
Miller yang bersahabat dengan Vinales sejak masih turun di Moto3, juga yakin harusnya Top Gun bersikap lebih profesional. "Tak peduli jatuh atau mesin mati di grid, apa pun yang terjadi, balapan takkan pernah usai. Balapan hanya usai ketika Anda menyerah, karena apa pun bisa terjadi, bendera merah atau apa pun," ungkapnya.
Maverick Vinales Dibayar untuk Balapan

Miller mengingatkan bahwa ia sendiri kerap jatuh tapi tetap meneruskan balapan meski motornya rusak. "Mesin saya juga pernah mati di trek paling panas, di Thailand, start dari pit lane, dan ngotot hanya demi satu poin. Sederhana saja, karena itulah yang harus Anda lakukan. Anda ini pembalap, Anda dibayar untuk balapan dan mengalahkan pembalap di depan," ujarnya.
Meski Vinales sahabatnya, Miller tak segan menyatakan bahwa Vinales harusnya menjalankan tugasnya sebaik mungkin. "Maaf-maaf saja, tapi dia tidak melakukan apa yang sesuai dengan bayarannya, yakni balapan motor sebaik mungkin sesuai kemampuannya. Tak peduli ada masalah tempramen atau apa pun," ungkapnya.
"Saya tak bilang salah satu pihak benar atau salah, toh itu masalah mereka sendiri. Tapi pada akhirnya, masalah ini sederhana saja. Anda dibayar untuk balapan motor. Kami di sini bukan untuk jadi influencer, bukan untuk menjadi sesuatu yang diinginkan orang-orang idiot itu. Kami dibayar untuk balapan. Titik!" pungkas The Thriller.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Ogah Komentari Maverick Vinales, Fabio Quartararo Santai Balapan Tanpa Tandem
- Petronas Mundur dari MotoGP 2022, Sepang Racing Team Balapan Tanpa Sponsor?
- Yamaha Jatuhkan Skors, Maverick Vinales Resmi Absen dari MotoGP Austria
- Franco Morbidelli Pindah ke Monster Energy Yamaha, Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi
- Valentino Rossi Ungkap Keunikannya Dibanding Para Legenda MotoGP Lain
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sahabat Bersuara: Espargaro-Miller Sebut Vinales Harusnya Lebih Profesional
Otomotif 13 Agustus 2021, 10:58
-
Tanggapi Aleix Espargaro, Marc Marquez: Ngeluh Soal Senggolan? Beginilah Balapan
Otomotif 9 Agustus 2021, 13:03
-
Disenggol Marc Marquez di Styria, Aleix Espargaro Salahkan FIM Stewards
Otomotif 9 Agustus 2021, 12:20
-
Jack Miller: Semua Rider Ducati Girang 2 Kali Balapan di Austria, Tapi...
Otomotif 3 Agustus 2021, 11:45
LATEST UPDATE
-
Perjalanan Fenomenal Bodo/Glimt, si Pembunuh Raksasa dari Lingkar Arktik
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:27
-
Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:05
-
Inter Jadi Korban Efisiensi Mematikan Bodo/Glimt
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:53
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Newcastle Menang, Inter Milan Tersingkir
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:42
-
Andai Saja Inter Milan Mampu Memecah Kebuntuan Lebih Awal
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:22
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:57
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:28
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35




















KOMENTAR