
Bola.net - Crew chief Marc Marquez di Repsol Honda, Santi Hernandez, menyatakan bahwa target timnya di MotoGP 2022 adalah meraih gelar dunia. Hal ini ia sampaikan dalam kanal YouTube Honda Racing Corporation (HRC) pada Selasa (15/2/2022), di mana ia menjalani wawancara dengan crew chief Pol Espargaro, Ramon Aurin.
Musim 2022 akan menjadi musim ke-12 bagi Marquez dan Hernandez bekerja sama. Kolaborasi mereka sudah berlangsung sejak Moto2 2011, dan bersama-sama mereka meraih tujuh gelar dunia, yang enam di antaranya diraih di MotoGP. Namun, Hernandez yakin kerja sama mereka tak berarti mudah, karena tugas mereka sangat menumpuk.
"Tentu jika Anda bekerja dengan rider yang sama bertahun-tahun semuanya jadi mudah, karena kami jadi saling memahami. Kami juga jadi saling mengerti pekerjaan masing-masing. Namun, musim ini bakal tetap sulit karena semua rival mengalami kemajuan, sementara kami punya beberapa kelemahan," ungkap Hernandez.
Permintaan Marc Marquez dar Honda
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) HRC
Dalam uji coba Sepang dan Mandalika, HRC diketahui membawa RC213V teranyar yang mengalami perombakan besar-besaran usai jatuh bangun karena Marquez yang cedera lengan kanan. Komentar Marquez, Espargaro, Alex Marquez, dan Taka Nakagami sangat positif, dan mereka pun disebut bakal kembali jadi momok menakutkan.
Hernandez pun berharap motor itu memang benar-benar membantu mereka mengatasi masalah. "Kami ingin motor baru itu membantu menghilangkan kelemahan-kelemahan yang kami punya pada masa lalu. Marc pun meminta stabilitas saat masuk tikungan, serta minta lebih banyak grip dan tenaga mesin di trek lurus," tuturnya.
"Semua rider pasti menginginkan tenaga mesin lebih besar di trek lurus, stabilitas pada pengereman, dan grip saat keluar tikungan. Tapi, ini memang area di mana kami kesulitan, terutama di trek lurus. Jika punya mesin yang lebih bertenaga, maka lebih mudah bagi rider untuk mempercepat catatan waktu di sana," curhat Hernandez.
Harus Merendah Meski Bidik Gelar Dunia

Melihat hasil uji coba yang positif dari Marquez dan ketiga rider Honda lainnya, Hernandez pun berharap timnya dan sang rider bisa kembali merebut gelar dunia. Namun, ia juga tak mau jemawa, karena kebugaran sang delapan kali juara dunia masih jadi tanda tanya besar. Yang jelas, ia ingin Marquez kembali konsisten berlaga di depan.
"Usai dua tahun terakhir, saat kami tak siap ikut berebut gelar dunia, tentu saya ingin bilang bahwa kami ingin melakukan yang terbaik. Namun, jujur saja, jika Anda bekerja dengan rider seperti Marc, menurut saya target kami jelas merebut gelar," ungkap pria Spanyol yang pernah jadi teknisi elektronik Valentino Rossi di Honda ini.
"Kami harus melihat jalannya musim, jalannya tiap balapan. Setelahnya, kita lihat apa target yang realistis. Namun, kalau ditanya sekarang apa target saya, tentu meraih gelar 2022 bersama Marc. Kami ingin berusaha sebaik mungkin dan mencoba bertarung di papan atas seperti yang kami mau," pungkas Hernandez.
Sumber: Honda Racing Corporation
Baca Juga:
- Mandalika Ogah 'Nanggung' Perbaiki Aspal: Agar Awet dan Bisa Dipakai Banyak Balapan
- Dari Cervera ke Madrid: Marc Marquez Pindah Rumah demi Ditangani Dokter Rafael Nadal
- Mandalika Pastikan MotoGP Indonesia 2022 Tak Ganti Tanggal, Anggap Serius Saran FIM
- Video: Trailer Serial Dokumenter 'MotoGP Unlimited', Dijamin Penuh Momen Blak-blakan
- Mandalika Janji Kerja 24 Jam Perbaiki Aspal Sirkuit Jelang MotoGP Indonesia 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Santi Hernandez: Kerja Bareng Marc Marquez Artinya Wajib Juarai MotoGP
Otomotif 17 Februari 2022, 14:10
-
Dari Cervera ke Madrid: Marc Marquez Pindah Rumah demi Ditangani Dokter Rafael Nadal
Otomotif 17 Februari 2022, 11:25
-
Ngaku Cinta Indonesia, Marc Marquez Diserbu Netizen +62 Pakai Pantun dan Meme
Otomotif 10 Februari 2022, 12:15
-
Marc Marquez Akui Sempat Positif Covid-19 saat Rehat Musim Dingin
Otomotif 9 Februari 2022, 13:50
-
Bidik Gelar Lagi, Marc Marquez Tak Pede Bakal Dominasi MotoGP 2022
Otomotif 9 Februari 2022, 13:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
-
Chelsea Gagal Menang Lawan Burnley karena Blunder Pemain Sendiri
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 09:32
-
James Milner Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Penampilan di Premier League
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Superpole Race WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Menang Lagi, Ungguli Duet Bimota
Otomotif 22 Februari 2026, 09:23
-
Cari Pengganti Lewandowski, Capres Barcelona Sarankan Nama Bomber Maut Bayern
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 09:15
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 09:12
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 22 Februari 2026, 08:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR