
Bola.net - Marc Marquez tak pelak lagi menjadi salah satu bintang MotoGP 2024 usai empat tahun terpuruk bersama Repsol Honda. Kini ia membela Ducati lewat Gresini Racing. Meski sekadar mengendarai Desmosedici GP23 alias motor lama, sang delapan kali juara dunia tampil sangat kompetitif. Nah, ingin tahu berapa harga motor Desmosedici GP23?
GP23 merupakan motor keluaran Ducati yang berusia setahun, yakni motor yang dipakai oleh para rider Ducati Lenovo Team dan Prima Pramac Racing pada 2023. Motor ini bahkan menjuarai MotoGP 2023 bersama Pecco Bagnaia. Kini, GP23 'diturunkan' kepada para rider Gresini Racing dan Pertamina Enduro VR46 Racing Team, termasuk Marquez.
GP23 dikenal lebih sulit dijinakkan ketimbang GP22, versi pendahulunya. Inilah yang membuat Enea Bastianini sulit beradaptasi musim lalu. Kendala yang sama dialami oleh Marco Bezzecchi, Fabio di Giannantonio, dan Alex Marquez musim ini. Uniknya, Marc Marquez satu-satunya rider yang adaptasinya paling mulus walau sebelumnya hanya pernah mengendarai Honda RC213V.
Kisaran Harga Sebuah Motor MotoGP

Seperti motor MotoGP lainnya, Desmosedici GP23 bermesin 1000cc 4-tak, memiliki berat 157 kg, memproduksi sekitar 260 tenaga kuda, dan kecepatan puncak alias top speed-nya bisa mencapai kurang lebih 360 km/jam. Ducati sendiri dikenal sebagai motor yang sangat bertenaga, sehingga mereka sangat unggul di trek lurus.
Sebuah motor MotoGP biasanya memiliki nilai €2-3 juta atau Rp35-52 miliar. Nilai selangit ini pun bisa dimaklumi karena motor-motor ini merupakan motor prototipe, yang hanya dikembangkan dan digunakan untuk balapan di MotoGP, serta ilegal dipakai di jalanan publik. Namun, apa saja sih yang sejatinya membuat motor-motor ini sangat mahal?
Apa Saja yang Bikin Motor MotoGP Mahal?

Sebuah mesin motor MotoGP biasanya memiliki nilai €200.000-250.000 atau Rp3,5-4,3 miliar. Sebagai catatan, setiap pembalap MotoGP memiliki 2 motor dan mendapatkan alokasi 7 mesin per musim yang bisa dirotasi. Menurut Box Repsol, ini belum termasuk perangkat elektronik yang total bisa mencapai €100.000 atau Rp1,7 miliar.
Perangkat pengereman motor MotoGP juga tak kalah mahal. FIM (Federasi Balap Motor Internasional) sampai harus mengatur batasan biaya untuk perangkat rem depan dengan nilai mencapai €70.000 atau Rp1,2 miliar. Perangkat ini sudah termasuk 3 pasang kaliper, 3 silinder, 10 lempeng karbon, dan 28 pad.
Selain itu, banyak bagian motor MotoGP yang menggunakan serat karbon, yang tentunya tak murah, salah satunya adalah fairing. Serat karbon memiliki harga sekitar €2 (Rp35.000) per 100 gr. Untuk perbaikan motor, biayanya pun beragam, antara €15.000 sampai €500.000, tergantung kerusakan yang terjadi akibat kecelakaan. Lalu, bagaimana dengan harga sewa untuk tim-tim satelit?
Harga Sewa Motor untuk Tim-Tim Satelit

Harga sewa yang dipatok para pabrikan, termasuk Ducati, untuk tim-tim satelit biasanya mencapai €2,5 juta atau Rp43 miliar per motor. Mengingat satu tim menurunkan empat motor, maka tim-tim satelit seperti Gresini Racing butuh setidaknya €10 juta atau Rp174 miliar untuk biaya sewa motor saja. Ini tentu belum termasuk biaya operasional tim sepanjang musim.
Meski begitu, Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP, memberikan subsidi kepada tim-tim satelit sebesar €2,5 juta per pembalap pada setiap musim. Alhasil, jika sebuah tim satelit menaungi dua pembalap, maka mereka mendapatkan subsidi dari Dorna sebesar €5 juta atau Rp87 miliar. Ini tentu sangat meringankan beban tim-tim satelit yang biasanya berstatus properti milik pribadi.
Biaya Ban Michelin

Untungnya, tim-tim MotoGP tak perlu memikirkan biaya ban, mengingat ban MotoGP disuplai oleh Michelin. Menurut laporan pabrikan Prancis ini, mereka harus membuat sekitar 1.100 ban untuk digunakan di setiap Grand Prix. Setiap pembalap mendapatkan alokasi 22 ban kering dan 13 ban basah di setiap Grand Prix.
Michelin harus menggelontorkan dana sebesar €1,2 juta di setiap Grand Prix untuk menyuplai ban kepada semua rider. Sebagai catatan, MotoGP kini memiliki 20-21 Grand Prix per musim. Alhasil, Michelin harus mengucurkan biaya sebesar €24-25 juta per musim.
Wah, memang mahal banget ya, Bolaneters!
Sumber: Box Repsol, Michelin Sport
Baca Juga:
- Link Live Streaming Formula 1 GP Emilia Romagna 2024 di Bein Sports Connect, 17-19 Mei 2024
- Jorge Lorenzo Soal Calon Tandem Pecco Bagaia: Idealnya, 4 Rider Ducati Harus Berseragam Merah
- Enea Bastianini-Franco Morbidelli Tanggapi Omelan Aleix Espargaro: Nggak Ada Senggolan, Terima Saja!
- Jorge Martin Bakal Sukarela Pindah Jika Ducati Ogah Beri Tempat di Tim Pabrikan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
-
Barcelona Ukir Sejarah di Piala Super Spanyol usai Bantai Athletic Club 5-0
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 11:06
-
Debut Darren Fletcher di Man Utd: Sepak Bola Menyerang Sudah Terlihat
Liga Inggris 8 Januari 2026, 10:24
-
Pemain Terbaik dan Terburuk dari Laga Parma vs Inter di Ennio Tardini
Liga Italia 8 Januari 2026, 10:11
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 8 Januari 2026
Voli 8 Januari 2026, 09:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR