
Bola.net - Pebalap Ducati Team, Andrea Dovizioso, mengaku senang bisa meneruskan kerja sama dengan tandem sekaligus sahabatnya sendiri, Danilo Petrucci di MotoGP musim depan. Lewat GPOne, ia juga membantah ada ketegangan yang terjadi di antara mereka usai balapan di Assen, Belanda, akhir pekan lalu.
Petrucci, yang bersama Jack Miller memperebutkan kontrak tim pabrikan Ducati 2020, akhirnya memenangkan persaingan internal ini. Rider 28 tahun tersebut mendapat perpanjangan kontrak usai meraih tiga podium termasuk satu kemenangan, sementara Miller nyaris dipastikan bertahan di Pramac Racing.
Terlepas dari hasil balapnya musim ini, Dovizioso yakin Petrucci memang layak mendapat perpanjangan kontrak dari Ducati. Menurutnya Petrux mampu menunjukkan kemauannya untuk memperbaiki diri, serta membuktikan profesionalismenya dalam membantu Ducati dan Dovizioso meraih hasil sebaik mungkin.
"Saya senang, tapi tak kaget. Danilo telah melakukan apa yang harus ia lakukan, yakni dapat kemajuan manajemen balap. Ini alasan ia dapat banyak poin. Saya senang kami bisa melanjutkan kolaborasi. Penting baginya bertahan di Ducati, dan ia rider yang paling layak mendapatkannya. Ia telah mengejutkan banyak orang. " ujarnya.
Bantah Cekcok di Assen
Dovizioso juga membantah keduanya mengalami ketegangan di Assen, di mana ia dan Petrucci finis di posisi 4 dan 6. Usai balap, Petrucci mengaku frustrasi tak bisa menyalip Dovizioso demi membantunya meraih poin maksimal. Nyatanya, keputusan melindungi Dovizioso justru membuat Petrucci tersalip Franco Morbidelli di tikungan terakhir.
"Tak pernah ada ketegangan di antara kami. Ia tertekan di Assen karena memang situasinya menegangkan dan kami jelas tak bisa puas atas hasil kami di sana. Rasa frustrasinya tak ditujukan kepada saya," ungkap Dovizioso, yang merupakan runner up MotoGP 2017 dan 2018.
Tegaskan Takkan Ada Team Order
Dovizioso juga menegaskan ia dan Petrucci akan melanjutkan cara kerja mereka yang terbukti ampuh sejak musim dingin lalu, yakni berlatih bersama di Forli, Italia, dan bekerja sama mendiskusikan data dan strategi dalam pekan balap MotoGP. Ia juga menyatakan takkan ada team order dari Ducati.
"Kami akan berlaku seperti biasanya. Kami akan bekerja sama di rumah dan pekan balap, karena ini metode yang produktif. Dalam balapan, satu-satunya aturan hanyalah tak memperebutkan hal yang bikin buang-buang waktu. Rider yang lebih kuat boleh melaju di depan, tak ada team order. Inilah cara cerdas yang bisa membuat kami membawa pulang hasil baik," tutupnya.
Menjelang MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring akhir pekan ini, Dovizioso duduk di peringkat kedua pada klasemen pebalap dengan 116 poin, tertinggal 44 poin dari Marc Marquez di puncak, dan hanya unggul 8 poin dari Petrucci di peringkat ketiga.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Senang Petrucci Tetap di Ducati, Dovizioso Bantah Ada Ketegangan
Otomotif 5 Juli 2019, 13:25
-
Danilo Petrucci Resmi Bertahan dengan Ducati di MotoGP 2020
Otomotif 4 Juli 2019, 20:00
-
Deretan Pertarungan Sengit yang Terjadi MotoGP 2019
Open Play 4 Juli 2019, 11:30
-
Dovizioso Prediksi Ada Tiga Rival Kuat di MotoGP Jerman
Otomotif 4 Juli 2019, 10:30
-
Dilema Petrucci Dimulai: Kompetitif, Tapi Terpaksa Bantu Dovizioso
Otomotif 2 Juli 2019, 12:20
LATEST UPDATE
-
Masa Depan Bruno Fernandes Ditentukan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 25 Februari 2026, 18:13
-
Dua Singa di Lini Serang Timnas Norwegia: Sorloth dan Haaland!
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Atalanta vs Dortmund - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:45
-
Ricuh Kartel, Presiden FIFA Jamin Meksiko Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:17
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:17
-
5 Faktor yang Membuat Man United-nya Carrick Belum Terkalahkan
Liga Inggris 25 Februari 2026, 16:15
-
Tak Lagi Percaya Di Gregorio, Juventus Intip Peluang Gaet Alisson dari Liverpool
Liga Italia 25 Februari 2026, 15:23
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:35
-
Tempat Menonton PSG vs Monaco: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:31
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
-
Santiago Bernabeu Membara! Real Madrid vs Benfica: Duel Hidup Mati Menuju 16 Besar UCL
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:17
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Benfica: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58

























KOMENTAR