Sudah Saling Minta Maaf, Pecco Bagnaia Tarik Tuduhan Alex Marquez Sengaja Picu Insiden MotoGP Aragon

Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, menyatakan permintaan maafnya secara publik kepada Alex Marquez usai menuduhnya sengaja memicu tabrakan di antara mereka dalam balapan MotoGP Aragon 2024 pekan lalu. Bagnaia juga mengonfirmasi bahwa Marquez telah meminta maaf kepadanya atas insiden tersebut.
Pada pertengahan balapan itu, Bagnaia bertekad merebut posisi 3 dari Marquez, tetapi keduanya bersenggolan dan mengalami kecelakaan hebat di Tikungan 13. Insiden ini menimbulkan pro dan kontra, termasuk di kalangan para rider MotoGP sendiri, meski FIM Stewards menyatakan bahwa ini hanyalah insiden balap biasa.
Usai balapan, Bagnaia secara kontroversial mengaku telah melihat data Ducati dan menuduh Marquez sengaja memicu tabrakan. Namun, beberapa saat kemudian, Marquez mendatangi truk kantor Ducati untuk berdiskusi empat mata dengan Bagnaia. Kini, dalam jumpa pers MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Kamis (5/9/2024), Bagnaia pun meminta maaf kepada Marquez.
Minta Maaf, Tapi Tak Ubah Sudut Pandang

"Saya ingin minta maaf kepada Alex atas kata-kata terlalu 'kuat' yang saya ucapkan dalam wawancara usai balapan. Kala itu, saya sangat marah atas apa yang terjadi dan melihat telemetri yang lebih buruk dari sudut pandang saya. Namun, kata-kata saya terlalu 'kuat'. Saya tak mau mengatakan bahwa ia membuat saya kecelakaan dengan sengaja," ucap Bagnaia.
Tiga kali juara dunia ini masih merasa manuver Marquez dalam mempertahankan posisinya di Tikungan 13 cukup agresif. Namun, Bagnaia akhirnya memaklumi hal ini, apalagi posisi tersebut merupakan zona podium. Ia juga menyesal karena sudah melontarkan tuduhan serius kepada Marquez.
"Pertahanannya agak agresif, dan ini normal ketika Anda memperebutkan podium. Saya masih punya pikiran yang sama soal insiden itu, karena saya punya cara pikir sendiri. Namun, soal kata-kata saya soal Alex, saya rasa saya agak keterlaluan dan saya minta maaf kepada Alex," lanjut Bagnaia.
Sudah Saling Minta Maaf
Bagnaia juga menyatakan dirinya tak berpikir jernih saat melempar tuduhan tersebut kepada Marquez. Di lain sisi, ia mengonfirmasi bahwa diskusi empat mata di kantor Ducati merupakan inisiatif Marquez sendiri, dan dalam kesempatan itu pula Marquez mengajukan permintaan maafnya.
"Terkadang, kemarahan membuat Anda mengatakan hal-hal yang tidak Anda pikirkan. Jadi, itulah sudut pandang saya. Ia mendatangi kantor saya untuk minta maaf atas apa yang terjadi dan tak lebih dari itu. Kami punya dua sudut pandang. Ada rasa hormat, tetapi jelas kami punya ambisi yang sama pada momen yang salah," tutup Bagnaia.
Beruntung, kedua rider lolos dari cedera dalam insiden ini, meski Bagnaia masih merasakan sakit pada bagian bahu, tulang selangka, dan leher. Bagnaia dan Marquez bakal kembali berjumpa di lintasan dalam MotoGP San Marino di Misano pada 6-8 September 2024.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Daftar Pembalap MotoGP 2025: Miguel Oliveira Resmi Gabung Pramac Yamaha
- Yamaha Resmi Gaet Miguel Oliveira, Dilibatkan Proyek Pramac di MotoGP 2025 dan 2026
- Jorge Martin: Joan Mir Rival Terberat Saya, Pecco Bagnaia Justru Teman Setim Terbaik!
- Bos Pramac Peringatkan Jorge Martin Soal Ancaman Marc Marquez: Dia Juga Masih Bisa Jadi Juara!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alex Marquez Tanggapi Pecco Bagnaia: Saya Takkan Terima Dituduh Sengaja Tabrak Rider Lain!
Otomotif 3 September 2024, 09:30
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR