
Bola.net - Selama dua musim terakhir, rider Esponsorama Racing, Tito Rabat, dan rider Suzuki Ecstar, Joan Mir, terlihat sama sekali tak terpisahkan. Sama-sama tinggal di Andorra, kedua rider Spanyol ini jadi sering berlatih bersama. Melihat Mir sukses mengunci gelar MotoGP 2020 di Valencia, Spanyol, Minggu (15/11/2020) lalu, Rabat pun terharu.
Rabat yang merupakan juara dunia Moto2 2014, bahkan menuliskan surat terbuka kepada sang sahabat lewat Marca pada Rabu (18/11/2020). Dalam surat itu, Rabat memberikan ucapan selamat, walau ia sudah melakukannya di trek dan parc ferme usai finis. Rabat pun mengaku bangga bisa menjadi kawan sekaligus rival Mir.
Rider berusia 31 tahun ini mengaku sudah mengenal Mir sejak lama, namun baru jadi teman dekat ketika Mir memutuskan pindah dari Palma de Mallorca ke Andorra, negara yang ditinggali begitu banyak pembalap MotoGP dan WorldSBK. Rabat menyatakan, meski rival di dalam trek, mereka punya prinsip hidup yang sama.
"Kita sepakat soal banyak hal, menyukai hal-hal yang sama dalam hidup dan latihan. Berkat kau, hidupku berubah. Sebelumnya, sehabis latihan, aku berkata, 'Wah, latihan ini tak ada manfaatnya'. Tapi latihan denganmu, aku selalu bilang, 'Sungguh hari yang baik!' Denganmu, hal-hal sulit jadi mudah, entah d motocross atau apa pun," tulisnya.
Bangga Pernah Latihan dengan Banyak Juara, Termasuk Joan Mir
View this post on Instagram
Rabat juga melempar pujian soal karakter Mir. Ia rasa, Mir orang yang sangat cerdas dan fokus, serta mencintai pekerjaannya. Ia juga menyayangkan bahwa mereka tak bisa bertarung sengit di lintasan, mengingat Mir selalu bertarung di papan atas, sementara Rabat sangat sulit meraih hasil baik akibat banyak kendala teknis.
Rabat, yang uniknya juga sahabat Marc Marquez dalam grup 'Rufea Team', yakin Mir punya level setara dengan sang delapan kali juara dunia. "Aku cukup beruntung pernah berlatih dengan para juara seperti Marc Marquez, Alex Marquez, Julian Simon, dan kau. Sebenarnya, aku sudah pernah latihan dengan semua orang yang ada di grid MotoGP," ujarnya.
"Aku bisa katakan bahwa aku latihan dengan mereka sebelum mereka jadi juara, dan aku tak latihan dengan mereka hanya karena mereka pernah jadi juara. Hal yang sama kualami denganmu, meski kau sudah pernah jadi juara dunia di Moto3. Aku sangat bangga padamu, karena kau memang layak dapat gelar ini," tutur Rabat.
Bisa Samai Level Marc Marquez, Atau Bahkan Melebihi
View this post on Instagram
Rabat juga menyatakan, mengingat ia juga sering berlatih dengan Marquez, ia juga jadi paham betul seberapa tinggi level performa Mir. "Aku suka latihan dengan para rider yang kuat, karena itulah jalan pikiranku. Baik dengan Marc maupun denganmu, kita selalu berlatih keras, karena cara itulah yang kita suka," ungkapnya.
"Orang sering tanya padaku apa kau bisa mengalahkan Marc. Aku yakin kau punya level yang sama dengan Marc. Bahkan mungkin bisa lebih baik, walau tergantung banyak hal. Tapi hal-hal itu kaupikirkan pada 2021 dan seterusnya saja. Untuk sekarang, nikmatilah gelar duniamu, karena kau layak mendapatkannya," tutup Rabat.
Sayangnya, masa depan Rabat belumlah jelas. Usai terdepak dari Esponsorama Racing tahun depan dan bakal digantikan Luca Marini, Rabat mengaku menjalani negosiasi dengan Aprilia Racing. Di lain sisi, ia juga punya tawaran dari beberapa tim satelit Ducati di WorldSBK.
Sumber: Marca
Video: Highlights Joan Mir, Juara Dunia MotoGP 2020
Baca Juga:
- Arenas-Bastianini Bisa Juarai Moto3 dan Moto2 2020 di Portimao, Jika...
- 'Joan Mir Bakal Tunjukkan Lebih Banyak Hal Seram di MotoGP'
- Toprak Razgatlioglu Akui Nyaris Jadi Cadangan Valentino Rossi di Valencia
- Franco Morbidelli Harapkan Duel Sengit Lagi di MotoGP Portimao
- Seri Terakhir Bareng Petronas, Fabio Quartararo Ingin Raih Hasil Baik di Portimao
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Takut Marc Marquez, Joan Mir Banyak Belajar dari Valentino Rossi
Otomotif 18 November 2020, 16:35
-
Surat Terbuka untuk Sahabat: Tito Rabat Yakin Joan Mir Setara dengan Marc Marquez
Otomotif 18 November 2020, 15:45
-
Marc Marquez: Saya Pikir Saya Bakal Raih Gelar Kesembilan, Nyatanya...
Otomotif 17 November 2020, 09:04
-
Joan Mir: Gelar Saya Setara dengan Gelar Marc Marquez di MotoGP 2013
Otomotif 16 November 2020, 16:55
-
Valentino Rossi: Marc Marquez Harus Pikirkan Masa Depan Jangka Panjang
Otomotif 13 November 2020, 14:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR