
Bola.net - Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio, menyatakan pihaknya sangat berharap sang pembalap, Joan Mir, mau memanfaatkan privilese yang ia dapatkan untuk menggunakan nomor balap #1 di MotoGP musim depan. Hal ini dinyatakan Brivio kepada Autosport pada Minggu (20/12/2020).
Mengingat Mir sukses merebut gelar dunia di MotoGP 2020, ia pun diperbolehkan memakai nomor #1 pada musim selanjutnya, karena nomor tersebut hanya diizinkan dipakai oleh juara dunia bertahan. Namun, dalam daftar pembalap 2021 yang dirilis pada November lalu, Mir terlihat masih terdaftar dengan nomor #36.
Brivio pun mengaku Suzuki bakal senang jika Mir mau memakai nomor #1 pada 2021, namun menegaskan bahwa keputusan final akan tetap berada di tangan sang pembalap, mengingat pastinya akan ada banyak hal yang berkaitan dengan nomor #36.
Seolah Jadi Nomor Terkutuk di MotoGP

"Atas alasan tertentu, bakal menyenangkan jika Joan mau pakai nomor #1. Tapi dalam era modern seperti sekarang, ini juga keputusan sang pembalap, karena nomor balap juga merupakan logo, bakal ada kaitannya dengan merchandise dan hal-hal terkait bisnis. Saya ingin setahun saja pakai nomor #1, tapi ini terserah Joan," ujar Brivio.
Masalahnya, sejak 2000, nomor #1 seolah punya kutukan di MotoGP. Siapa pun yang memakainya, selalu gagal mempertahankan gelar. Mereka adalah Alex Criville (juara GP500 1999), Kenny Roberts Jr (GP500 2000), Nicky Hayden (MotoGP 2006), Casey Stoner (MotoGP 2007 dan 2011) dan Jorge Lorenzo (MotoGP 2010).
Dua rider menolak memakai nomor #1 ini usai jadi juara dunia, yakni Valentino Rossi dan Marc Marquez. Lorenzo juga ogah pakai lagi usai menjuarai MotoGP 2012 dan 2015. Di lain sisi, rider yang menginspirasi Rossi dan Marquez untuk tak ganti nomor adalah Barry Sheene, yang menolak pakai nomor itu usai menjuarai GP500 1976 dan 1977.
Joan Masih Mau Pikir-Pikir
Mir pun menyatakan bahwa Suzuki telah memintanya untuk pakai nomor #1 di MotoGP 2021, namun tanpa paksaan. "Keputusan saya takkan tergantung apa pun. Keputusan akan tergantung pada diri saya sendiri. Suzuki sudah bilang pada saya, bahwa mereka ingin saya pakai nomor 1," ungkapnya via Diario AS pada November lalu.
Mir menyadari bahwa memakai nomor balap #1 di MotoGP adalah kesempatan yang jarang datang kepada seorang rider. Namun, ia menyatakan nomor #36 bagaikan nomor keberuntungan baginya karena ia juga menjuarai Moto3 2017 saat memakai nomor tersebut.
"Sebuah privilese memakai #1, namun saya sangat suka nomor 36 karena saya meraih dua gelar dengannya. Nomor ini memberikan keberuntungan. Ini masalah rumit. Saat ini saya cenderung mau pakai nomor #1, namun saya akan ambil waktu untuk memikirkannya lebih tenang," tutup Mir.
Sumber: Autosport, Diario AS
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
- 'Makin Lama Absen, Marc Marquez Bakal Makin Sulit Kembali Seperti Dulu'
- Kevin Schwantz: Lucu, Fabio Quartararo Seperti Ulang Performa di Moto2
- Dimas Ekky Ingin MRTI Jadi Tangga Para Rider Muda Indonesia Menuju MotoGP
- Target MRTI pada 2021: Masuk 10 Besar Moto2, Bentuk Akademi Rider dan Mekanik
- Cal Crutchlow Prediksi MotoGP 2021 Tetap Banyak Pemenang Berbeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suzuki Ingin Joan Mir Bersedia Pakai Nomor 1 di MotoGP 2021
Otomotif 21 Desember 2020, 12:22
-
VR46 vs Gresini: Siapa yang Akan Jadi Tim Satelit Suzuki di MotoGP 2022?
Otomotif 17 Desember 2020, 12:19
-
Debut Berantakan, Suzuki Tak Percaya Sukses Juarai MotoGP Lagi
Otomotif 15 Desember 2020, 17:03
-
Suzuki: Kesuksesan Juarai MotoGP Bagai Film, Bahkan Lebih Baik!
Otomotif 15 Desember 2020, 08:40
-
Joan Mir: Punya Tandem Sekuat Alex Rins Itu Penting!
Otomotif 4 Desember 2020, 17:40
LATEST UPDATE
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
-
Chelsea Gagal Menang Lawan Burnley karena Blunder Pemain Sendiri
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 09:32
-
James Milner Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Penampilan di Premier League
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Superpole Race WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Menang Lagi, Ungguli Duet Bimota
Otomotif 22 Februari 2026, 09:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR