
Bola.net - Bukan rahasia lagi bahwa Valentino Rossi dan Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio, merupakan kawan baik sejak lama. Atas alasan ini, Rossi pun tak malu-malu mengucapkan selamat kepada Brivio, yang mampu memimpin Suzuki untuk menggeliat lagi dalam perebutan gelar dunia MotoGP tahun ini.
Brivio adalah sosok penting yang membawa Rossi ke Yamaha Factory Racing pada 2004, saat ia masih menjabat sebagai manajer tim itu. Ide Brivio ini sempat dianggap tak realistis oleh para petinggi Yamaha di Jepang. Namun, ternyata ini justru ide cemerlang karena Rossi dan Yamaha kini membentuk kerja sama paling ikonik.
Brivio pun hengkang dari Yamaha pada awal 2011, menjadi manajer pribadi Rossi selama beberapa tahun. Setelahnya, ia menghilang dari paddock MotoGP, dan pada 2014 ditunjuk sebagai Manajer Tim Suzuki Ecstar, yang akhirnya kembali ke kelas para raja pada 2015, usai vakum pada akhir 2011.
Suzuki Buktikan Konsep Yamaha Tidak 'Jadul'

Kini, kedua rider Suzuki, Joan Mir dan Alex Rins, tengah memimpin klasemen pembalap di peringkat 1-2, pertama kalinya sejak Marco Lucchinelli dan Randy Mamola pada 1981. Mir pun bisa menjadi juara dunia pertama Suzuki sejak Kenny Roberts jr di GP500 2000. Tak hanya itu, Suzuki juga tengah memimpin klasemen konstruktor dan tim, berpeluang merebut Triple Crown perdana mereka.
Musim ini, Yamaha boleh jadi telah mengoleksi enam kemenangan, lebih banyak dari pabrikan lainnya. Namun, mereka dilanda performa yang tak konsisten. Berkaca pada Suzuki yang juga memakai mesin inline 4, Rossi yakin Yamaha harus banyak belajar dari mereka. "Saya rasa kami harus belajar banyak dari Suzuki," ungkapnya via Sky Sport seperti yang dikutip GPOne, Minggu (8/11/2020).
"Inline 4 kerap dianggap sebagai konsep 'jadul'. Tapi Suzuki membuktikan ini bukan masalah. MotoGP banyak berubah selama 5-6 tahun terakhir, agak mirip Formula 1, tapi Yamaha belum mengalami kemajuan. Para insinyur yang mengurus mesin di Yamaha harus memahami ini, karena para rival tak lagi hanya unggul secara teknis, tapi juga secara mesin," lanjut Rossi.
Angkat Topi untuk Brivio

Dalam wawancara dengan Sky Sport, Rossi digabungkan dengan Brivio di tempat terpisah dalam paddock Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Dalam kesempatan itu, Rossi pun mengucapkan selamat pada Brivio. "Kalian sungguh hebat. Kalian membuktikan bahwa kalian bisa jadi referensi kami. Aku angkat topi untukmu," ujarnya.
Brivio sendiri belakangan ini mengaku sangat mengagumi Rossi sejak mereka masih bekerja sama di Yamaha. Pria Italia ini menyatakan bahwa dalam menjabat sebagai Manajer Tim Suzuki Ecstar, ia membawa banyak pelajaran berharga dari Rossi.
Brivio pun meminta maaf kepada Rossi karena kedua ridernya kini justru jadi rivalnya di lintasan. "Aku juga banyak belajar darimu. Aku minta maaf karena para rider kami jadi melawanmu," ungkap Brivio sembari tertawa.
Sumber: Sky Sport, GPOne
Video: Joan Mir Sukses Rebut Kemenangan di MotoGP Eropa
Baca Juga:
- Maverick Vinales Lebih Kepikiran Jebloknya Performa Yamaha Ketimbang Gelar Dunia
- Tak Ada Team Order untuk Joan Mir-Alex Rins, Suzuki: Biar Seru!
- Masih Punya Kans Juara, Alex Rins Tekad Gaspol Sampai Akhir
- Masalah Elektronik Bikin Valentino Rossi Gagal Finis di MotoGP Eropa
- Suzuki Bangga Joan Mir Menolak Main Aman di MotoGP Eropa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suzuki Menggila, Valentino Rossi Ucapkan Selamat pada Davide Brivio
Otomotif 9 November 2020, 16:54
-
Masalah Elektronik Bikin Valentino Rossi Gagal Finis di MotoGP Eropa
Otomotif 9 November 2020, 12:42
-
Valentino Rossi Terharu Ingat Rebut Gelar Perdana Saat Luca Marini Baru Lahir
Otomotif 8 November 2020, 12:00
-
Demi Balapan Bareng, Luca Marini Minta Valentino Rossi Tak Buru-Buru Pensiun
Otomotif 8 November 2020, 11:10
-
Dibimbing Valentino Rossi, Garrett Gerloff: Sungguh Tak Terlupakan!
Otomotif 7 November 2020, 11:40
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR