
Bola.net - Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio, meyakini timnya memiliki dua pebalap yang sangat kuat berpotensi menjadi 'The Next Kevin Schwantz' di MotoGP. Kedua rider tersebut tentunya adalah Alex Rins dan Joan Mir. Hal ini ia nyatakan kepada Motorsport.com pada Minggu (21/6/2020).
Meski hanya sekali jadi juara dunia, yakni di GP500 1993, Schwantz memang sangat dielu-elukan banyak orang hingga kini, dan masih menjadi ikon terdepan Suzuki. Ia diidolakan oleh banyak pebalap MotoGP dan WorldSBK, seperti Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso.
Setiap rider yang membela Suzuki, tak terkecuali Rins dan Mir, tentunya punya ambisi mengulang sukses Schwantz. Jika melihat performa Rins selama tiga musim terakhir, begitu juga Mir pada musim debutnya pada 2019, Brivio pun percaya mereka bisa mewujudkan ambisi itu.
Semua Orang Ingin Jadi Kevin Schwantz
View this post on Instagram
"Semua orang ingin menjadi Kevin, dan kami punya dua calon untuk itu, karena kami punya Alex Rins dan Joan Mir. Saya harus akui bahwa keduanya senang bisa bertahan dengan kami dan kami sama-sama ingin punya kerja sama yang bertahan lama," ungkap Brivio.
Suzuki tadinya berniat menjadikan Maverick Vinales sebagai 'The Next Schwantz', namun harapan itu pupus saat Vinales hengkang ke Yamaha pada 2017. Kini, dengan bergabungnya Rins dan Mir, asa itu kembali menyala di dalam pabrikan asal Hamamatsu, Jepang tersebut.
"Kami berharap bisa mempertahankan stabilitas ini, karena saya yakin ini penting, apalagi kami punya dua rider bertalenta, yang bisa bergabung dengan kelompok pebalap terbaik, memperebutkan podium dan kemenangan," ujar Brivio yang merupakan eks Manajer Tim Yamaha Factory Racing ini.
Target Semakin Dekati Kenyataan
Sejak bergabung dengan Suzuki pada 2017 lalu, Rins pun telah mengoleksi delapan podium, yang dua di antaranya merupakan kemenangan pada 2019. Brivio pun senang timnya kini terbukti bisa meraih kemenangan, dan ia berharap Mir juga segera menyusul meraih podium atau kemenangan juga.
"Itulah target kami sejak memulai proyek ini dengan Alex, dan makin kuat sejak memutuskan menggaet Joan. Kami senang, karena target kami punya dua rider yang ikut naik podium dan menang. Kami sudah menuju arah yang tepat. Jika mereka ingin lama di Suzuki, kami akan senang. Saya yakin tim kami bisa jadi tim yang kuat," pungkasnya.
Rins dan Mir pun akan kembali turun lintasan pada seri pertama MotoGP 2020 yang digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 17-19 Juli mendatang, diawali dengan sesi uji coba tambahan pada 15 Juli.
Video: Marc Marquez Optimistis MotoGP Dimulai Pertengahan Juli 2020
Baca Juga:
- Johann Zarco: Balapan Ganda di MotoGP 2020 Bakal Menguntungkan
- 11 Rivalitas Tersengit dalam Sejarah MotoGP, Valentino Rossi Paling Banyak Musuh
- 'Valentino Rossi Takut Pensiun, Andrea Dovizioso Justru Mau Stop Balapan'
- 'Yamaha MotoGP 2020 Itu Tim Yamaha Terbaik Sepanjang Masa'
- Yamaha: Jika Jorge Lorenzo Ingin Balapan Lagi, Silakan ke Ducati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suzuki: 'The Next Kevin Schwantz'? Kami Punya 2 Calon di MotoGP
Otomotif 22 Juni 2020, 13:00
-
Alex Rins: Andrea Iannone Tandem Terbaik, Joan Mir Jarang Tanya
Otomotif 4 Juni 2020, 14:15
-
Alex Rins Sebut Marc Marquez Lihai Permainkan Mental Rival
Otomotif 30 Mei 2020, 13:20
-
Joan Mir: Kini Alex Rins Bukan Rider Nomor Satu Suzuki
Otomotif 8 Mei 2020, 10:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52




















KOMENTAR