- Jorge Lorenzo mengakui bahwa 'uang' menjadi salah satu faktor perpisahannya dengan Ducati Corse. Rider Spanyol ini meyakini bahwa Ducati merasa investasi yang mereka tanam lewat Lorenzo punya nilai yang kelewat tinggi, hingga akhirnya memutuskan menggaet Danilo Petrucci untuk MotoGP 2019.
Membela Ducati selama dua musim, Lorenzo dikabarkan mendapat bayaran sebesar 25 juta euro, dan diisukan sebagai nilai gaji tertinggi yang pernah ada di MotoGP. Performa gemilang Dovizioso sepanjang 2017 pun membuat Ducati memutuskan untuk menaikkan gaji rider Italia tersebut untuk 2019-2010.
Lewat La Gazzetta dello Sport, Lorenzo mengaku tak terlalu mempermasalahkan besaran gaji, namun lebih memberatkan para petinggi Ducati yang tak terlalu menggubris saran-saran teknis darinya pada awal musim demi perbaikan performa.
"Ducati memilih berpikir bahwa ini soal uang, 'Kita punya Dovizioso, yang tampil lebih baik ketimbang Jorge dan ia orang Italia, dan kita punya Petrucci dan Jack Miller yang bakal tampil kuat nyaris seperti Jorge, tapi bayarannya 10-15 kali lebih sedikit'," ungkap Por Fuera.
Tak Dipercaya Ducati
Lorenzo juga merasa sakit hati pada ucapan CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, yang menyebutnya sebagai \'juara dunia yang tak mampu memaksimalkan potensi Ducati\' di Le Mans, Prancis. Usai pernyataan Domenicali ini terungkap ke publik, Lorenzo justru meraih kemenangan di Mugello dan Catalunya dengan modifikasi pada tangki bahan bakarnya.
Ducati tak mempercayai apa yang saya ucapkan kepada Gigi Dall\'Igna (general manager Ducati Corse) atau Domenicali, bahwa ada sesuatu yang kurang. Padahal Michele Pirro (test rider Ducati Corse) mengatakan hal yang sama. Jika seorang rider menjalani banyak lap di depan namun tak bisa menang, itu karena ada sesuatu yang kurang, ungkapnya.
Saya hanya kekurangan satu potongan untuk mendukung fisik saya agar lebih cepat di sepanjang balapan. Ducati harusnya paham bahwa mereka memiliki seorang tiga kali juara dunia yang telah meraih 44 kemenangan, dan mereka harus mencoba memberikan apa yang saya butuhkan, lanjut Lorenzo.
Dapat Dukungan Dall'Igna

Meski begitu, Lorenzo membantah kepergiannya dari Ducati diakibatkan cekcok dengan Dall\'Igna. Rider 31 tahun ini justru yakin bahwa eks direktur teknis Aprilia Racing tersebut ingin dirinya bertahan.
Gigi jenius dan ia takkan berhenti sampai meraih gelar dunia. Masalah Gigi tahun adalah dua rider terbaik akan berada di tim yang sangat kuat, tapi ia keras kepala, seperti saya. Kami di sini untuk menang. Ia merakit motor yang akan terus berkembang. tutur Lorenzo.
Soal Gigi saya tak bisa mengatakan hal negatif apapun, normal saja dua karakter kuat beradu dalam momen-momen panas, toh hal macam ini selalu terjadi demi kebaikan tim. Ia selalu mendukung saya, dan saya rasa ia ingin saya bertahan, pungkasnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Dipercaya Ducati, Lorenzo: Dall'Igna Ingin Saya Bertahan
Otomotif 20 September 2018, 15:00
-
Jorge Lorenzo: Pindah ke Ducati Bagai Pindah Kejuaraan
Otomotif 20 September 2018, 14:15
-
Jorge Lorenzo: Usai Gagal Finis, Saya Makin Semangat!
Otomotif 20 September 2018, 11:30
-
Dovizioso Prediksi Marquez-Lorenzo Mengancam di Aragon
Otomotif 19 September 2018, 11:35
-
'Jorge Lorenzo Bakal Dorong Marc Marquez Jadi Rider Terkomplet'
Otomotif 18 September 2018, 15:30
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR