
Bola.net - Crew chief Franco Morbidelli di Petronas Yamaha SRT, Ramon Forcada, meyakini bahwa kunci penting dalam performa apik sang rider di MotoGP 2020 adalah fakta bahwa ia tak pernah mengeluh mendapatkan motor YZR-M1 versi 2019, ketika tiga rider Yamaha lainnya mendapatkan M1 spek pabrikan versi 2020.
Dengan motor lama, Morbidelli mampu mengungguli sang mentor, Valentino Rossi, bahkan sebelum The Doctor absen akibat positif Covid-19. Rider Italia berdarah Brasil itu bahkan telah meraih tiga podium yang dua di antaranya kemenangan, dan tengah jadi salah satu kandidat kuat juara dunia musim ini.
Fakta bahwa dirinya tak mendapatkan M1 versi 2020 memang bikin 'Franky' kecewa, namun bukan berarti ia mengeluh. Sejak awal, ia bahkan menegaskan bahwa ia takkan mau memusingkan hal-hal yang ada di luar kendalinya, dan ingin fokus saja memperbaiki diri sendiri. Hal ini pun diakui oleh Forcada.
Beda dari Rider Yamaha Lain? Tak Masalah!

"Ini soal mental, ini jelas. Mengingat Franco tak bisa mengubahnya, maka ia tak membiarkan hal ini memengaruhinya. Jika Anda punya motor berbeda dan motornya tak bekerja baik, masuk akal jika Anda mengeluh. Tapi jika ternyata motor itu tetap bekerja dengan baik, Anda tinggal fokus melaju cepat," ujar Forcada via Motorsport.com, Rabu (28/10/2020).
Morbidelli pun diakui Forcada tak bisa secara langsung membandingkan data dengan Rossi, Maverick Vinales, dan Fabio Quartararo. Namun, lagi-lagi ini tak dibiarkan menjadi kendala. Juara dunia Moto2 2017 itu pun tetap fokus mencari jalan sendiri untuk tampil kompetitif, walau beberapa area pada M1-nya tertinggal dari M1 terbaru.
"Jika Anda punya masalah atau keuntungan tertentu, saya tak yakin Anda bisa membandingkannya dengan para rider Yamaha yang lain. Mungkin bisa, tapi takkan 100%. Jadi, Anda harus melakukannya dengan cara Anda sendiri, dan para rider ini, terutama Franco, mengatasi situasi ini dengan cara yang sangat baik," tuturnya.
Tak Pernah Salahkan Motor
Yang bikin Forcada makin kagum, Morbidelli bahkan tak pernah menjadikan motornya sebagai alasan ketika ia tampil buruk. Ia tak pernah menyalahkan motornya yang berusia setahun lebih tua dari M1 lain, dan justru fokus memperbaiki kesalahan diri sendiri.
"Franco adalah rider yang punya pengetahuan teknis yang sangat mengesankan. Saat ini, kami melakukan seribu hal berbeda dari rider Yamaha lainnya, tapi dalam situasi buruk, tak pernah sekali pun Franco berkata bahwa ia terhambat karena tak punya paket motor yang sama," pungkas eks crew chief Jorge Lorenzo dan Vinales ini.
Menjelang MotoGP Eropa di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, 6-8 November mendatang, Morbidelli tengah berada di peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan koleksi 112 poin, tertinggal 25 poin dari Joan Mir di puncak dengan tiga balapan tersisa.
Sumber: Motorsport.com
Video: Momen Franco Morbidelli Raih Kemenangan Perdana di MotoGP San Marino
Baca Juga:
- Fabio Quartararo, Bintang Muda MotoGP yang Syok Mendadak Tenar
- Quartararo: Disama-samakan dengan Marquez Itu Beban, Bukan Motivasi
- MotoGP 2021 Kembali Gelar 20 Seri, Dorna Siapkan 3 Trek Cadangan
- 'Tiga Ridernya Bisa Juarai MotoGP, Yamaha Takkan Beri Team Order'
- Ramon Forcada Minta Franco Morbidelli-Valentino Rossi Tak Saling Bantu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terpuruk di Aragon, Fabio Quartararo Justru Pede Jelang MotoGP Eropa
Otomotif 3 November 2020, 17:35
-
Maverick Vinales Jengkel Performa Buruknya Diduga Akibat Masalah Mental
Otomotif 3 November 2020, 15:50
-
Fabio Quartararo Punya 'Janji Khusus' Jika Gagal Juarai MotoGP 2020
Otomotif 3 November 2020, 14:10
-
Tak Mengeluh Punya Motor Lama, Kunci Performa Apik Franco Morbidelli
Otomotif 3 November 2020, 13:08
-
Fabio Quartararo, Bintang Muda MotoGP yang Syok Mendadak Tenar
Otomotif 3 November 2020, 11:50
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR