
Bola.net - Crew chief Franco Morbidelli di Petronas Yamaha SRT, Ramon Forcada, sangat yakin Yamaha takkan menurunkan team order karena ketiga pembalapnya sama-sama punya kans merebut juara dunia MotoGP 2020 dengan tiga balapan tersisa. Hal ini ia sampaikan via Motorsport.com, Rabu (28/10/2020).
Saat ini, Fabio Quartararo, Maverick Vinales, dan Franco Morbidelli masing-masing duduk di peringkat 2, 3, dan 4 pada klasemen. Jarak poin mereka dari sang pemuncak, Joan Mir, pun tak kelewat jauh. Menurut Forcada, Yamaha juga tak bersikap pilih kasih pada ketiga ridernya dan membebaskan mereka untuk bertarung.
Atas alasan ini, Forcada yakin Yamaha takkan menurunkan team order kepada siapa pun di antara ketiganya. Hal ini ia nyatakan usai Morbidelli beberapa kali ditanya apakah dirinya akan membantu sang tandem, Quartararo untuk merebut gelar. Rider Italia berdarah Brasil itu blak-blakan menolak, apalagi mengingat ia masih punya kans juara.
Yang Penting Juara, Tak Peduli Siapa Pembalapnya

Forcada menyatakan bahwa Yamaha sudah sejak lama tak pernah memberlakukan team order kepada para ridernya, sekalipun ada permintaan dari pihak sponsor. Bagi Yamaha, tak penting siapa rider yang membawa mereka ke tangga juara, dan atas alasan ini pula mereka selalu membebaskan para ridernya bertarung secara sehat.
"Dibanding pabrikan lain, Yamaha punya lebih sedikit masalah soal ini. Sudah jelas ada permintaan sponsor dan ketertarikan tiap tim yang harus dipenuhi. Namun, ada satu hal yang sangat jelas bagi pabrikan, insinyur, dan semua orang: jika Yamaha menang, maka Yamaha menang, tak peduli siapa ridernya," kisah Forcada.
Forcada juga menyatakan Yamaha tak mungkin meminta Petronas Yamaha SRT untuk memberi jalan kepada Vinales untuk merebut gelar, karena tim asal Malaysia itu juga telah susah payah membayar harga sewa YZR-M1 hingga tak bisa asal diberi perintah. Alasan ini, team order bukanlah strategi masuk akal bagi pabrikan Garpu Tala.
Takkan Pernah Terjadi di Yamaha
"Team order takkan pernah ada di Yamaha. Tak terbayangkan jika Petronas, yang membayar sewa motor pada Yamaha, dilarang mengalahkan para rider pabrikan. Selama semua rider mereka punya kans juara, mereka akan menjalankan strategi sendiri-sendiri. Tak satu pun rider mau membantu rider lain selama punya kans," tutur Forcada.
Di lain sisi, pria berusia 63 tahun ini mengaku bahwa team order memang sangat jarang terjadi di MotoGP, tak seperti yang terjadi di Formula 1. Ia juga menyatakan, team order yang terjadi di MotoGP biasanya diraih berdasarkan kesepakatan antara kedua rider.
"Jujur saja, saya hanya sesekali melihat adanya team order (selama berkarier di MotoGP). Tapi ketika team order terjadi, itu pasti berdasarkan kesepakatan bersama. Dalam hidup saya, 31 tahun berkarier di sini, saya hanya melihat team order yang seperti itu. Tapi itu pun terjadi di tim lain, bukan tim di mana saya bekerja," tutupnya.
Sumber: Motorsportcom
Video: Alex Rins Menangi MotoGP Aragon 2020
Baca Juga:
- Ramon Forcada Minta Franco Morbidelli-Valentino Rossi Tak Saling Bantu
- MotoGP Portugal di Portimao Resmi Tak Jadi Dihadiri Penonton
- Andrea Doviziozo Sebut Joan Mir Tak Perlu Menang demi Juarai MotoGP 2020
- Valentino Rossi Jengkel Terserang Covid-19 Ketika Sudah Hati-Hati
- Lewis Hamilton Beri 'Kode' Tinggalkan Formula 1 Akhir Musim Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Tiga Ridernya Bisa Juarai MotoGP, Yamaha Takkan Beri Team Order'
Otomotif 2 November 2020, 18:14
-
Hasil FP4 MotoGP Teruel: Maverick Vinales Tercepat
Otomotif 24 Oktober 2020, 19:52
-
Maverick Vinales Dukung Franco Morbidelli Dapat Motor Pabrikan Yamaha
Otomotif 24 Oktober 2020, 17:50
-
Tak Punya Beban Juara, Maverick Vinales Tekad Gaspol di MotoGP Teruel
Otomotif 22 Oktober 2020, 11:19
-
Hasil FP2 MotoGP Aragon: Vinales Tercepat Lagi, Kembali Dibuntuti Duo Petronas
Otomotif 16 Oktober 2020, 20:08
LATEST UPDATE
-
Hasil AS Roma vs Fiorentina: Malen Hat-trick, Dybala Borong Tiga Assist
Liga Italia 25 Agustus 2026, 04:57
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Joao Pedro
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 04:36
-
Hasil Fulham vs Chelsea: Drama Lima Gol, Era Xabi Alonso Dimulai dengan Manis
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 04:16
-
Enzo Fernandez Paksakan Pindah ke Manchester City?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 23:33
-
Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:33
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
-
Ada Raphinha, Barcelona Tidak Perlu Beli Striker Baru!
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:58
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR