
Bola.net - Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso, akan meneruskan filosofi Valentino Rossi menjelang MotoGP 2022, yakni bersenang-senang sepanjang musim agar motivasi balapan akan terus menyala. Hal ini ia sampaikan kepada GPOne seusai peluncuran tim di Verona, Italia, Senin (24/1/2022).
Dovizioso bergabung dengan skuad ini saat mereka masih bernama Petronas Yamaha SRT di lima seri terakhir musim 2021. Kala itu, ia bertandem dengan Rossi, yang pensiun pada November lalu. The Doctor sendiri diketahui sulit tampil kompetitif, hingga tak merasa bahagia lagi untuk melanjutkan karier.
Dovizioso pun tak ingin hal ini terjadi padanya, hingga bertekad tampil jauh lebih kompetitif dari Rossi sepanjang 2021. Apalagi, ia akan dapat motor mumpuni, yakni YZR-M1 spek pabrikan teranyar. Rider asal Italia ini menyatakan bahwa seorang rider hanya akan bahagia jika mampu bertarung di depan.
Hanya Bisa Senang-Senang Kalau Kompetitif

"Saya bisa bilang bahwa target saya adalah melaju lebih cepat dari Vale. Vale sendiri yang bilang bahwa jika ada di belakang, Anda takkan menikmatinya. Anda takkan mau terus balapan. Jadi, saya tak mau berada dalam situasi itu. Di MotoGP, Anda hanya bisa senang-senang jika ada di depan. Tak bagus melaju di belakang," tutur Dovizioso.
Namun, pembalap berusia 35 tahun ini punya target yang lebih nyata lagi, yakni menyatu dengan M1, yang sudah tak lagi ia kendarai sejak 2012 lewat Tech 3 Yamaha. Seperti yang diketahui, Dovizioso terlalu terbiasa mengendarai Ducati, yang ia bela pada 2013-2020. Alhasil, proses adaptasi di Yamaha harus diulang.
"Target saya adalah mengeluarkan potensi terbaik motor. Saya belum bisa tahu seberapa kompetitifnya Yamaha. Kami baru akan memahami sesuatu di uji coba nanti, namun tak semuanya. Saya ingin senang-senang, dan ini hanya akan terjadi jika Anda bisa mengeluarkan potensi motor. Setelahnya, hasil baik akan datang sendiri," ujarnya.
Menolak Berpikiran Negatif Sebelum Musim Dimulai
Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso (c) MotoGP.com
Meski begitu, Dovizioso menolak bersikap jemawa seolah-olah akan langsung membekuk semua rival. "Jika Anda melaju di depan dan bisa tampil ngotot, maka Anda bisa mengutarakan segala pikiran Anda. Berkata bahwa kami akan mengalahkan semua orang pada periode ini sama sekali tak ada gunanya," ungkapnya.
Di lain sisi, Dovizioso sendiri diketahui sempat vakum 10 bulan dari kompetisi MotoGP, usai memilih hengkang dari Ducati pada akhir 2020, walau sempat jadi test rider Aprilia musim lalu. Kini kembali balapan dalam usia yang tak lagi muda, Dovizioso justru makin semangat untuk tampil kompetitif.
"Apakah saya belum menyesali keputusan kembali balapan? Saya baru bisa mengutarakan pikiran saya pada akhir musim nanti. Tak bagus untuk berpikir negatif bahkan sebelum uji coba pramusim digelar. Dalam hidup ini, Anda harus melakukan apa pun yang Anda rasa menyenangkan, tak peduli hasil akhirnya," pungkasnya.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Perlengkapan Tim MotoGP Dijadwalkan Tiba di Mandalika 7-8 Februari 2022
- Darryn Binder Sempat Mantap ke Moto2, Kaget Saat Diminta ke MotoGP
- Abaikan Komentar Mencaci, Darryn Binder Fokus Kerahkan yang Terbaik di MotoGP
- Sedih Jadi Rider MotoGP Tertua, Andrea Dovizioso Bidik Gelar Dunia
- Galeri Foto: WithU Yamaha RNF MotoGP Team Resmi Diluncurkan, Sambut Tantangan Baru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Target Andrea Dovizioso di MotoGP 2022: Lebih Cepat dari Valentino Rossi
Otomotif 25 Januari 2022, 13:07
-
Valentino Rossi Heran Banyak Atlet Top Ingin Pensiun di Puncak Karier
Otomotif 21 Januari 2022, 10:45
-
'Kompak Cinta MotoGP, Sepang dan Mandalika Takkan Saling Iri'
Otomotif 20 Januari 2022, 15:50
-
Valentino Rossi: Selain Simoncelli, Morbidelli Juga Inspirasi Pembentukan VR46 Academy
Otomotif 20 Januari 2022, 15:00
-
Valentino Rossi Mengaku Sempat Ditolak Yamaha Kembali di MotoGP 2013
Otomotif 20 Januari 2022, 13:20
LATEST UPDATE
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
-
Pelatih Ungkap Alasan Persib Bandung Terus Buru Pemain Baru
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 13:34
-
Ederson Ternyata Sudah di Manchester, Sedikit Lagi Jadi Pemain MU?
Liga Inggris 10 Juli 2026, 10:59
-
Dari Lapangan Sampai Nongkrong, Ini Cara Tetap Segar Setelah Main Bola
Lain Lain 10 Juli 2026, 09:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR