
Bola.net - Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Darryn Binder, sangat memaklumi banyak orang melemparkan cacian dan makian pada dirinya sejak akhir musim 2021. Namun, ia bertekad meninggalkan momen-momen negatif itu di belakang dan fokus mengerahkan yang terbaik dalam debutnya di MotoGP 2022.
Musim lalu, Binder dikritik karena menerima tawaran Yamaha dan RNF untuk langsung lompat dari Moto3 ke kelas para raja, seperti yang dijalani Jack Miller pada 2015. Namun, saat naik ke MotoGP, Miller merupakan runner up Moto3 2014, sementara Binder belum konsisten memperebutkan podium di kelas teringan itu.
Tak hanya dapat kritik, Binder juga banjir makian baik dari warganet maupun penghuni paddock MotoGP usai bertabrakan dengan Dennis Foggia di Seri Algarve tahun lalu. Pasalnya, Foggia kala itu sedang bertarung sengit memperebutkan gelar dunia dengan Pedro Acosta. Pemintaan maaf Binder bahkan tak diterima.
Akui Kesalahan Musim Lalu
Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Darryn Binder (c) MotoGP.com
Insidennya dengan Foggia itu membuat Binder semakin dinilai tak siap naik ke MotoGP tanpa pernah 'menimba ilmu' di Moto2. Kepada GPOne, Senin (24/1/2022), Binder pun mengaku sedih mengalami situasi tak menyenangkan tersebut, namun kini sudah siap menatap masa depan dan berharap tampil baik di MotoGP.
"Pada akhirnya, saya di sini untuk melakukan pekerjaan, berusaha sebaik mungkin. Saya ingin meninggalkan semua hal-hal negatif di belakang saya. Sayangnya, pada akhir musim lalu, saya melakukan kesalahan dan semua orang menyerang saya. Saya pun hanya berharap menjalani balapan-balapan yang baik," tuturnya.
Binder juga diketahui mendapatkan kritik keras dari pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro, yang mengaku 'tak melihat apa pentingnya' mendorong rider Afrika Selatan tersebut untuk melompat langsung dari kelas teringan ke kelas tertinggi. Binder pun tak ambil pusing, dan memperbolehkan semua orang beropini.
Merasa Bodoh Jika Tak Ambil Kesempatan
Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Darryn Binder (c) MotoGP.com
'Daz' juga tak merasakan masalah jika ada rider MotoGP lain yang bersikap sinis padanya. "Saya hanya akan bicara dengan orang yang mau bicara dengan saya. Situasi saya memang tak biasa, banyak yang berkomentar. Setiap orang punya opini sendiri-sendiri, sementara saya hanya ingin bekerja sebaik mungkin," ujarnya.
Di lain sisi, Binder juga mendapatkan dukungan dari beberapa pihak, salah satunya Miller sendiri, yang yakin kans naik ke MotoGP tak didapat banyak orang dan bahkan mungkin tak datang dua kali. Binder sendiri yakin ini merupakan keputusan terbaik untuk kariernya, dan rider berusia 23 tahun ini siap bekerja sebaik mungkin.
"Turun di MotoGP jelas impian jadi nyata. Semua orang ingin berada di MotoGP dan ini kesempatan terbesar yang saya dapat dalam hidup saya. Saya bakal bodoh jika tak mengambilnya. Saya ingin bekerja dengan baik. Saya tak peduli pada orang yang mengkritik saya," tutup adik rider Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder, ini.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Sedih Jadi Rider MotoGP Tertua, Andrea Dovizioso Bidik Gelar Dunia
- Galeri Foto: WithU Yamaha RNF MotoGP Team Resmi Diluncurkan, Sambut Tantangan Baru
- Ducati Punya 'Trio Bos' di MotoGP, Apa Sih Perbedaan Tugas Mereka?
- Kagumi Jack Miller-Remy Gardner, Casey Stoner: Masa Kelam Mereka Sudah Lewat
- Lepas Jorge Martin ke Ducati, KTM: Kami Ini Kurang Baik Apa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ingin Kalahkan Brad Binder, Darryn Binder Minta Nasihat Andrea Dovizioso
Otomotif 25 Januari 2022, 15:45
-
Andrea Dovizioso Ternyata Sudah Sejak Lama Ingin Kembali ke Yamaha
Otomotif 25 Januari 2022, 14:20
-
Target Andrea Dovizioso di MotoGP 2022: Lebih Cepat dari Valentino Rossi
Otomotif 25 Januari 2022, 13:07
-
Perlengkapan Tim MotoGP Dijadwalkan Tiba di Mandalika 7-8 Februari 2022
Otomotif 25 Januari 2022, 11:55
-
Darryn Binder Sempat Mantap ke Moto2, Kaget Saat Diminta ke MotoGP
Otomotif 25 Januari 2022, 11:35
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR