Bola.net - Pebalap rookie MotoGP, Stefan Bradl mengalami kecelakaan dalam usahanya meraih podium perdana di seri Aragon, Spanyol hari Minggu (30/9).
Ban depan motor pebalap tim LCR Honda asal Jerman itu mengalami selip hanya beberapa tikungan setelah ia menyalip Ben Spies.
"Kami semua sangat kecewa, namun inilah balapan," ujar Bradl. "Perasaan saya baik-baik saja pada awal balapan, karena kami memiliki motor yang baik. Saya juga menjalani start dan melalui lap pertama dengan lancar."
Bradl mengaku cukup baik dalam pengereman. ia pun menyadari bahwa dirinya bisa melaju secepat Spies dan Cal Crutchlow yang ada di depannya. "Saya ingin segera menyalip mereka, karena saya tahu performa ban belakang saya akan menurun di akhir balapan," lanjutnya.
Bradl menyatakan dirinya terlalu agresif saat berusaha melalui tikungan ketiga Sirkuit Motorland Aragon. "Saya bisa menyalip Ben dan saya mengalami selip di tikungan ketiga. Mungkin saya terlalu agresif. Saya meminta maaf kepada tim dan penggemar saya. Namun saya dalam kondisi fisik yang baik dan kami siap menghadapi seri selanjutnya," pungkas Bradl.
Juara dunia Moto2 2011 itu tetap berada di peringkat kedelapan pada klasemen sementara dengan 115 poin. Ia terpaut 13 poin dari Valentino Rossi dan Alvaro Bautista yang ada di peringkat keenam dan ketujuh. (cn/kny)
Ban depan motor pebalap tim LCR Honda asal Jerman itu mengalami selip hanya beberapa tikungan setelah ia menyalip Ben Spies.
"Kami semua sangat kecewa, namun inilah balapan," ujar Bradl. "Perasaan saya baik-baik saja pada awal balapan, karena kami memiliki motor yang baik. Saya juga menjalani start dan melalui lap pertama dengan lancar."
Bradl mengaku cukup baik dalam pengereman. ia pun menyadari bahwa dirinya bisa melaju secepat Spies dan Cal Crutchlow yang ada di depannya. "Saya ingin segera menyalip mereka, karena saya tahu performa ban belakang saya akan menurun di akhir balapan," lanjutnya.
Bradl menyatakan dirinya terlalu agresif saat berusaha melalui tikungan ketiga Sirkuit Motorland Aragon. "Saya bisa menyalip Ben dan saya mengalami selip di tikungan ketiga. Mungkin saya terlalu agresif. Saya meminta maaf kepada tim dan penggemar saya. Namun saya dalam kondisi fisik yang baik dan kami siap menghadapi seri selanjutnya," pungkas Bradl.
Juara dunia Moto2 2011 itu tetap berada di peringkat kedelapan pada klasemen sementara dengan 115 poin. Ia terpaut 13 poin dari Valentino Rossi dan Alvaro Bautista yang ada di peringkat keenam dan ketujuh. (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terjatuh di Aragon, Bradl Akui Terlalu Agresif
Otomotif 2 Oktober 2012, 13:00
-
Tahun Depan ke MotoGP, Smith Disarankan Belajar Dari Bradl
Otomotif 25 September 2012, 11:00
-
Honda Minta Bradl Jajal Motor Pabrikan di Aragon
Otomotif 6 September 2012, 19:00
-
Atasi Berbagai Masalah, Uji Coba Bradl Produktif
Otomotif 28 Agustus 2012, 22:00
-
Terkena Oli Motor Rossi, Bradl Puas Finis Kelima
Otomotif 28 Agustus 2012, 12:15
LATEST UPDATE
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
-
Tangis Mohamed Salah
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:47
-
Janji Perubahan dari Arne Slot untuk Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:28
-
Man of the Match Milan vs Cagliari: Gennaro Borrelli
Liga Italia 25 Mei 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR