Seperti diketahui, pemutusan kontrak Rio bersama MRT karena pebalap asal Indonesia tersebut tidak dapat memenuhi kewajiban yang tertuang dalam kontraknya. Dalam kontrak tersebut, tertulis bahwa Rio harus membayar 15 juta euro agar bisa mengikuti balapan selama satu musim penuh.
Namun pada prosesnya, hingga 12 seri, manajemen Rio baru membayar setengahnya atau 8 juta euro dari kesepakatan awal. 8 juta euro tersebut didapat Rio dari Pertamina sebesar 5 juta euro, dan 3 juta euro dari pihak Kiky Sport.
Sejatinya Kemenpora telah meminta bantuan kepada beberapa Kementerian dan BUMN untuk membantu sisa pembayaran. Namun, dari 16 surat ke BUMN hanya maskapai Garuda Indonesia yang memberikan respons, dan itupun berupa bantuan tiketting.
"Kami akui memang ada perencanaan kurang rapi, pertama karena kami didekati tim Rio pada bulan November. Kami saat itu tetap usahakan dengan asumsi desember ada found rising, tapi leading sektor di kementerian BUMN," ujar Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S Dewa Broto di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senayan, Kamis (11/8).
"Kesempatan berikutnya tanggal 14 Januari, undangan sudah beredar tapi ada insiden bom Tamrin, lalu Menpora ambil alih leading sektor dan bawa ke wapres," tambahnya.
Selain itu, Kemenpora juga telah meminta bantuan dana APBN, namun tidak disetujui oleh pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Kondisi itu membuat Kemenpora pun angkat tangan.
Kendati demikian, Kemenpora tetap melakukan berbagai macam upaya untuk membantu Rio. Pertama, melakukan saweran dari karyawan Kemenpora, dan kedua melakukan kerjasama dengan Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Indonesia (ATSI) dan Kemenkominfo untuk mengumpulkan dana lewat SMS For Rio.
"Saweran dari pejabat Kemenpora terkumpul Rp 300 juta. Sementara sms donasi for Rio, menurut asosiasi hampir Rp 300 juta juga. Itu semua langsung dikirim ke rekening Rio," pungkasnya
(fit/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Ada Ucapan Terima Kasih untuk Menpora dari Rio Haryanto
Bola Indonesia 11 Agustus 2016, 19:13
-
Terkait Rio, Pemerintah Akui Perencanaan Kurang Rapi
Otomotif 11 Agustus 2016, 14:56
-
Rio Haryanto Terima Jabatan Pebalap Cadangan Manor
Otomotif 11 Agustus 2016, 13:45
-
Jadi Pengganti Rio Haryanto, Siapakah Esteban Ocon?
Otomotif 11 Agustus 2016, 12:15
-
Diputus Kontrak Manor, Rio Haryanto Belum Tentukan Langkah
Otomotif 10 Agustus 2016, 20:31
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR