Bola.net - - Saat Jack Miller menjadi kontroversi akibat langsung melompat dari Moto3 ke MotoGP pada awal 2015 lalu, ia banyak mendapat kritikan karena melewatkan Moto2, yang dianggap sebagai kelas terbaik untuk belajar sebelum menangani motor yang lebih besar dan bertenaga. Meski begitu, Thomas Luthi tampaknya tak terlalu setuju soal ini.
Juara dunia GP125 2005 ini merupakan salah satu rider yang turun di Moto2 sejak 2010, di mana kelas ini untuk pertama kali digulirkan sebagai pengganti GP250. Dengan 135 start, Luthi pun menjadi rider dengan start Moto2 terbanyak dalam sejarah. Meski begitu, rider Swiss tersebut ragu pengalaman ini punya manfaat signifikan saat menjalani adaptasi di MotoGP.
"Saya sudah sangat terikat dengan gaya balap Moto2, jadi saya harus melakukan banyak perubahan, dan ini perubahan besar bagi saya. Saya harus berkendara dengan cara benar-benar 'sadar' dan banyak berpikir. Itulah masih menjadi masalah saya saat ini. Jadi, sejatinya tak ada keuntungan apapun," ujarnya kepada Motorsport-Magazin.com.
Bila seorang rider terlalu lama turun di Moto2, Luthi juga menganggap ia harus susah payah mengubah kebiasaan saat naik ke MotoGP. Tak hanya di dalam lintasan, melainkan juga di luar lintasan. Rider Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Honda ini mengaku tugasnya kian menumpuk sejak naik ke kelas tertinggi.
"Tim MotoGP terdiri dari lebih banyak orang. Saya juga harus memikirkan lebih banyak hal, seperti ban, yang harus saya temukan kombinasi yang pas antara depan dan belakang. Selain itu, lebih banyak tugas dari sponsor dan media. Saya sempat 'curhat' dan mengeluh soal ini kepada rider lain, dan mereka hanya bilang, 'Selamat datang di MotoGP'," tutup Luthi sembari tertawa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Terlalu Lama di Moto2 Tak Ada Untungnya di MotoGP'
Otomotif 4 April 2018, 13:15
-
Pramac Ragu Beri Bagnaia Motor Pabrikan Ducati
Otomotif 3 April 2018, 15:05
-
Bangga VR46 Rambah MotoGP, Rossi Tunggu Sang Adik
Otomotif 3 April 2018, 14:15
-
Silly Season MotoGP Bikin Pramac Buru-Buru Gaet Bagnaia
Otomotif 3 April 2018, 13:30
-
Jadwal Siaran Langsung: MotoGP Argentina 2018
Otomotif 2 April 2018, 12:15
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR