Bola.net - - Eks crew chief Jorge Lorenzo di Movistar Yamaha MotoGP, Ramon Forcada belakangan ini mengaku cukup prihatin melihat proses adaptasi rider Spanyol tersebut bersama Ducati Corse. Usai sembilan tahun penuh kemenangan di Yamaha, kini Lorenzo paceklik kemenangan dan jatuh bangun dalam meraih hasil baik.
Sejak hijrah ke Ducati, Lorenzo memang hanya mampu merebut tiga podium. Pada masa pramusim, ia hanya sekali mencatatkan waktu tercepat, namun kembali melorot di dua uji coba yang lain. Ia juga terpaksa gagal finis di MotoGP Qatar tiga pekan lalu, usai mengalami kerusakan rem depan.
"Jorge jelas punya masalah. Ia tak memahami motornya. Coba cari video Jorge saat masih di Yamaha. Lihat betapa mudah dan nyaman ia berkendara. Dengan Ducati, ia tak bisa melakukan hal-hal yang ia lakukan di Yamaha. Jorge rider yang sangat smooth. Tapi kini kesulitan di atas motor yang punya karakter gugup, jauh lebih kesulitan ketimbang rider lain," ujar Forcada kepada Catalunya Radio.
Forcada pun yakin Lorenzo dan Ducati harus bekerja ekstra keras demi menemukan 'chemistry'. "Apa yang bikin Ducati dan Honda sangat kuat, bisa dijelaskan dari hubungan yang dibentuk rider unggulan masing-masing. Marquez dan Honda telah menjadi duet yang luar biasa selama bertahun-tahun, sementara Dovi dan Ducati sudah sangat kuat selama 1,5 tahun," tuturnya.
Pria asal Spanyol ini juga yakin bahwa Lorenzo tak perlu bersikap perfeksionis dalam menuntut performa yang baik dari motor Desmosedici, melainkan dirinyalah yang harus berusaha menyatu dengan motornya, seperti yang dilakukan Casey Stoner pada 2007-2010.
"Tak ada yang namanya motor bagus atau jelek. Ada hubungan antara pembalap dan motornya yang bisa muncul dan tidak. Contohnya, Casey meraih banyak kemenangan dengan Ducati, dan ia tak butuh motor sempurna. Kemudian datanglah Vale, rider hebat namun segalanya jadi bencana. Hal-hal macam ini bisa terjadi," pungkas Forcada.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
CEO Ducati Ogah Buru-Buru Bicarakan Kontrak Lorenzo
Otomotif 4 April 2018, 15:00
-
Forcada: Jorge Lorenzo Tak Bisa Pahami Ducati
Otomotif 4 April 2018, 12:45
-
Ducati Tak Ikut Campur 'Perceraian' Lorenzo dan Debon
Otomotif 3 April 2018, 10:30
-
Crew Chief Lorenzo: Marquez Rider Terkuat di Dunia
Otomotif 2 April 2018, 13:00
-
'Jorge Lorenzo Tak Boleh Lagi Ingat-Ingat Yamaha'
Otomotif 2 April 2018, 10:35
LATEST UPDATE
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR