- Pebalap Alma Pramac Racing, Danilo Petrucci mengaku ingin kembali menjalankan diet ketat usai hanya mampu finis ketujuh di MotoGP Aragon, Spanyol akhir pekan lalu. Hal ini dinyatakan Petrucci kepada Crash.net menyusul sulitnya ia menghindari overheating pada ban belakang saat menjalani balapan.
Petrucci yang memiliki tinggi badan 181 cm, sejatinya telah menjalani diet sepanjang akhir tahun lalu, dan tiba di uji coba pramusim pada bulan Februari dengan berat badan yang berkurang 4 kg. Memulai musim dengan berat badan 78 kg, ternyata tak cukup baginya untuk menghindari masalah overheating pada ban belakang.
Mengingat ia akan membela tim pabrikan Ducati musim depan, Petrucci yakin diet ketat harus kembali dilaksanakan akhir tahun nanti. "Kami sudah bekerja keras sepanjang akhir pekan, tapi belum juga mengatasi masalah pada ban belakang. Kami sudah mencoba berbagai solusi, tapi tampaknya tugas terbesar adalah saya harus menurunkan berat badan. Bakal sulit, tapi saya punya kesempatan besar tahun depan dan saya ingin menurunkannya sebanyak mungkin," ungkap Petrux.
Suhu Panas, Grip Menurun

Petrucci pun mengaku bahwa konsumsi ban belakangnya tak terlalu tinggi, namun suhu lintasan yang tinggi justru membuat bannya tak memiliki grip. Menurutnya, suhu lintasan yang 15-18 derajat lebih tinggi memengaruhi performa ban Michelin. Ia juga mengaku menemui jalan buntu bila harus mengubah gaya balapnya.
"Tentu saya harus paham cara berkendara yang baik dan tak membuat ban kelewat panas. Tapi saat ini saya sulit melakukannya dan masalahnya, balapan selanjutnya seperti Thailand, Jepang dan Malaysia bakal panas. Bahkan di trek lurus, secara fisik saya memberi beban lebih banyak pada ban belakang. Saya bisa membuat ban depan lebih dingin di trek lurus, tapi tidak untuk ban belakang," ujarnya.
Balapan yang Harus Dilupakan
Masalah Petrucci tak hanya sampai ban yang kelewat panas. Kesialan rider berusia 28 tahun ini ditambah oleh vibrasi ban yang terjadi di pertengahan balap, membuatnya harus puas finis ketujuh, dikalahkan oleh rider Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro yang finis keenam.
"Saya ada di grup terdepan pada Lap 10, tak tertinggal jauh. Tapi saat saya mulai ngotot, ada vibrasi di bagian kiri ban, yang selalu terjadi saat ban belakang bergerak-gerak. Ini sangat memengaruhi saya, dan pada 10 lap terakhir, hal ini terjadi di sisi kanan. Saya nyaris terjatuh 2-3 kali. Jelas ini balapan yang tak perlu diingat," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terpuruk di MotoGP Aragon, Petrucci Tekad Diet Lebih Ketat
Otomotif 26 September 2018, 11:45
-
Hasil Latihan Keempat MotoGP Aragon 2018: Lorenzo Terdepan
Otomotif 22 September 2018, 19:15
-
Hasil Latihan Pertama MotoGP Aragon 2018: Empat Ducati Berkuasa
Otomotif 21 September 2018, 16:05
-
Petrucci: Kalau Mau, Lorenzo Bisa Tetap di Ducati
Otomotif 21 September 2018, 14:30
-
Mulai MotoGP 2019 Ducati Punya Rider Berstatus 'Nomor Satu'
Otomotif 17 September 2018, 13:55
LATEST UPDATE
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
-
Link Live Streaming Pertandingan Bulu Tangkis German Open 2026 di Vidio
Bulu Tangkis 24 Februari 2026, 08:59
-
Jadwal Lengkap German Open 2026, 24 Februari-1 Maret 2026
Bulu Tangkis 24 Februari 2026, 08:56
-
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:55

-
2 Laga, 4 Keputusan Kontroversial: AC Milan vs Wasit Liga Italia
Liga Italia 24 Februari 2026, 08:40
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:21
-
Arsenal Dinilai Selebrasi Lebay Usai Kalahkan Tottenham: Padahal Belum Juara!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:02
-
Gyokeres dan Eze Belum Bersinar di Arsenal Karena Mikel Arteta?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 07:53
-
Benjamin Sesko Menggila di MU, Michael Carrick Disebut Jadi Otaknya!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 06:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR