
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, tak memungkiri bahwa pihaknya tertarik pada rider Speed Up Racing Moto2, Alonso Lopez. Namun, ia tak yakin musim 2025 bakal menjadi waktu yang tepat bagi Yamaha untuk menggaet rider muda demi diturunkan di MotoGP.
Di sela MotoGP Belanda di Sirkuit Assen akhir pekan lalu, Yamaha resmi teken kontrak tujuh musim dengan Prima Pramac Racing, yang akan menjadi tim satelit baru mereka. Bergabungnya Pramac diharapkan membantu Yamaha bangkit dari keterpurukan usai tak punya tim satelit sejak 2023.
Dalam kesepakatan itu, Yamaha dan Pramac juga akan berkolaborasi membentuk tim Moto2 pada masa depan, dan proyek ini nantinya berpotensi menggantikan program junior Yamaha VR46 Master Camp Team, skuad yang berkolaborasi dengan VR46 Riders Academy sejak 2022.
Masih Pantau Kiprah Alonso Lopez di Moto2

Soal merekrut pembalap muda di MotoGP, sudah tiga tahun ini Yamaha kerap dikaitkan dengan nama Lopez. Jarvis tak memungkiri Lopez selalu ada di dalam radar pihaknya, apalagi untuk tim satelit Yamaha. Sampai kini pun mereka masih terus memantau performa Lopez.
"Siapa tahu? Dua tahun lalu, kami berkata bahwa ia merupakan rider yang membuat kami tertarik. Kami masih mengamati kariernya. Soal kapan waktu yang tepat baginya untuk naik ke kelas premier, bisa kami pikirkan," ungkap Jarvis via Sky Sport Italia pada Sabtu (29/7/2024).
"Namun, saat ini kami baru saja tanda tangan kontrak dengan Pramac. Kami memang memikirkan para pembalap muda di Moto2 untuk masa depan, tetapi saya tak tahu apakah ini waktu yang tepat untuk menggaet mereka," lanjut pria asal Inggris ini.
Ingin Terus Kolaborasi dengan Alex Rins

Di lain sisi, Jarvis juga mengonfirmasi bahwa skuadnya sedang menggodok kontrak baru untuk Alex Rins. Ia pun yakin kesepakatan akan diraih kedua belah pihak, meski Rins baru saja mengalami cedera pergelangan tangan dan kaki akibat kecelakaan hebat di Assen.
"Kami punya niatan untuk memperbarui kontrak Alex. Kami sedang membicarakannya. Ini adalah momen yang penting, tetapi kami jelas punya keinginan untuk memperbarui kontrak untuk dua tahun lagi. Kita lihat saja nanti apakah kami bisa melakukannya," tutup Jarvis.
Proyek skuad satelit Pramac-Yamaha dikabarkan lebih fokus menggaet rider berpengalaman setidaknya untuk satu tahun pertama. Ada pun empat nama yang masuk dalam daftar mereka, yakni Andrea Iannone, Jack Miller, Miguel Oliveira, dan Fabio di Giannantonio.
Sumber: Sky Sport Italia
Baca Juga:
- Pedro Acosta Sebut Jorge Martin Lebih Layak ke Ducati Lenovo Team, Lebih Baik dari Rider Ducati Lainnya
- Ducati Tanggapi Tuduhan Pramac Tak Lagi Peduli Rider Muda: Kami Punya Fermin Aldeguer!
- Alex Rins Cedera, Remy Gardner Balik ke MotoGP Jadi Penggantinya di Jerman
- Ditinggal Pramac ke Yamaha, Ducati Kurangi Motor Spek Terbaru Mulai MotoGP 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR