
Bola.net - Usai membela Ducati selama enam tahun, Danilo Petrucci merasa 10 tahun lebih muda usai bergabung ke Tech 3 KTM Factory Racing di MotoGP 2021. Berganti pabrikan seolah memberinya angin segar. Lewat MotosanGP, Jumat (12/2/2021), usai peluncuran tim, Petrucci mengaku semangatnya kian terlecut untuk tampil baik.
Uniknya, meski ini pertama kalinya ia membela KTM di dunia balap, Petrucci selama ini berlatih di rumah dengan motor-motor KTM, terutama motor motocross. Ia pun takjub kini benar-benar membela pabrikan Austria tersebut, apalagi setelah menjalani latihan fisik di Red Bull Performance Center di Thalgau.
Selama di Austria, Petrucci tak hanya berlatih fisik, melainkan juga bekerja dengan para insinyur KTM yang mendengarkan semua masukannya untuk pengembangan RC16, mengingat ia merupakan rider paling berpengalaman di Skuad Oranye, walau belum dapat kesempatan menjalani uji coba di atas motor itu.
Sudah Jajal Semua Motor Produksi KTM
"Saya sudah mencoba semua motor KTM, kini yang saya butuhkan hanyalah motor MotoGP. Saya sudah bekerja keras dan latihan di Red Bull Performance Center, rasanya fantastis," ungkap pembalap berusia 30 tahun ini, tepat setelah Tech 3 meluncurkan skuadnya secara virtual lewat YouTube.
"Kami menjalani banyak tes yang bikin saya paham apa yang harus saya perbaiki. Saya didampingi orang-orang kompeten. Rasanya seperti saat pertama kali tiba di MotoGP 10 tahun lalu. Saya punya semangat tinggi untuk bekerja. Ini semua bikin saya merasa lebih muda," ujarnya.
Petrucci, yang selama membela Ducati sukses meraih 10 podium dan dua kemenangan, sangat meyakini ini adalah saat yang tepat baginya untuk pindah pabrikan. Ia pun yakin telah memilih pabrikan yang tepat, usai melihat KTM sukses besar meraih delapan podium dan tiga kemenangan sepanjang 2020.
Tekad Menang dengan KTM
"Usai enam tahun di Ducati, ini saatnya melakukan perubahan, apalagi usai melihat peningkatan KTM pada 2019. Mereka menang tiga kali pada 2020, jadi ini kans baik bagi saya. Target saya menang dengan KTM. Menang dengan dua pabrikan berbeda hanya bisa dilakukan sedikit orang. Saya rasa saya bisa melakukannya," tutur 'Petrux'.
Rider Italia ini juga mengaku tak masalah harus membela tim pabrikan, toh Tech 3 akan mendapatkan dukungan teknis yang sama persis dengan Red Bull KTM Factory Racing. Petrucci mengaku sudah terlatih dengan sistem kerja ini di Pramac Racing, di mana ia sukses meraih enam podium.
"Saya tak lihat perbedaan antara tim pabrikan dan Tech 3. Tahun lalu, tim ini menang dua kali. Saya sendiri di Pramac membuktikan bahwa saya bisa bertarung di papan atas jika Anda punya motor spek pabrikan meski tak membela tim utama. Jadi, saya tak cemas, saya tahu saya harus ada di depan semua orang," tutupnya.
Sumber: MotosanGP
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
- Banjir Pujian Gara-Gara Jadi 'Oren', Ini Corak Tech 3 di MotoGP Selama 5 Tahun Terakhir
- Ikuti Jejak Rossi-Marquez, Joan Mir Tolak Pakai Nomor 1 di MotoGP 2021
- Galeri: Serba 'Oren', Inilah Corak Baru Red Bull KTM dan Tech KTM Jelang MotoGP 2021
- Menolak 'Magabut': Marc Marquez Kembalikan Gaji Selama MotoGP 2020 ke Honda
- 12 Fakta Menarik di Balik Skuad Baru Ducati Lenovo Team Jelang MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Ducati, Danilo Petrucci Merasa 10 Tahun Lebih Muda di KTM
Otomotif 14 Februari 2021, 14:35
-
Galeri: Serba 'Oren', Inilah Corak Baru Red Bull KTM dan Tech KTM Jelang MotoGP 2021
Open Play 12 Februari 2021, 17:03
-
12 Februari, KTM dan Tech 3 Kompak Luncurkan Skuad MotoGP 2021
Otomotif 4 Februari 2021, 15:37
-
Danilo Petrucci Ungkap Sikap 'Congkak' Ducati, Sarankan Perbaiki Perilaku
Otomotif 2 Februari 2021, 10:55
-
Danilo Petrucci Ingin Menang Bareng KTM demi Dapat Rekor Elit di MotoGP
Otomotif 29 Januari 2021, 14:46
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR