Bola.net - - Trio juara dunia MotoGP, yakni Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Marc Marquez mengaku bakal kecewa bila Sirkuit Assen, Belanda bakal menggelar balapan Formula 1 dalam waktu dekat. Hal ini mereka sampaikan dalam sesi jumpa pers MotoGP Belanda pada Kamis (28/6).
Saat ini, Belanda tengah berbangga pada pembalap muda mereka, Max Verstappen (Red Bull Racing) yang kian populer dan diprediksi bakal menjadi bintang besar F1 di masa depan. Atas alasan ini, Belanda tengah menggodok rencana kembali menggaet F1 untuk pertama kali sejak Zandvoort pada 1985. Assen adalah salah satu kandidat sirkuitnya.
Assen, yang disebut-sebut sebagai 'tempat suci' balap motor, sama sekali tak pernah absen dari kalender balap Grand Prix motor dunia sejak kejuaraan ini digulirkan pertama kali pada 1949. Catatan sejarah inilah yang memberatkan MotoGP 'menyambut' F1 di Assen, dan para rider yakin mobil F1 menimbulan geronjalan pada lintasan yang tak baik untuk motor.
Valentino Rossi

Rossi, yang nyaris pindah ke F1 pada akhir 2006 silam, dengan tegas melontarkan penolakannya pada gagasan F1 untuk datang ke Assen. Menurutnya, F1 sudah memiliki cukup banyak sirkuit khusus mobil, seperti Sirkuit Paul Ricard, Prancis yang menggelar F1 pada akhir pekan lalu.
"Semoga tidak! Assen hanya untuk motor, menurut sejarah. Assen memang bakal jadi lintasan unik bagi F1, tapi di saat yang sama lebih baik tak usah ada F1 bagi kami, karena dengan begitu kami bakal menemui sedikit benjolan di trek. Saya rasa, menurut sejarah, hanya MotoGP yang harusnya balapan di sini," ujar The Doctor.
Jorge Lorenzo

Lorenzo, yang pernah menjalani uji coba F1 dengan Mercedes pada 2016, melontarkan komentar senada dengan Rossi. Selain mencemaskan banyaknya benjolan pada lintasan, Lorenzo yakin F1 akan memaksa Assen melakukan banyak perubahan pada lintasannya, yang sangat bersejarah bagi balap motor.
"Seperti yang Vale katakan, bakal aneh, dan saya harap F1 tak datang ke sini. Mereka menimbulkan benjolan di trek, dan bakal melakukan banyak perubahan, karena tak biasa bagi mobil F1 melaju di sirkuit yang masih hijau (tanpa gravel atau aspal) di luar lintasannya. Tapi entah modifikasi apa yang bakal mereka butuhkan. Tapi soal benjolan di lintasan, lebih baik F1 tak usah ke sini," ungkap Por Fuera.
Marc Marquez

Marquez baru-baru ini juga menjalani uji coba F1 bersama Red Bull Racing dan Scuderia Toro Rosso di Austria. Enam kali juara dunia asal Spanyol ini juga yakin mobil-mobil F1 bakal menimbulkan benjolan di lintasan, namun memilih untuk tak terlalu mempermasalahkannya.
"F1 bakal sangat cepat di sini, karena banyak tikungan cepat dan mungkin catatan waktunya hanya satu menit! Tapi selalu bagus bila F1 tertarik pada sirkuit seperti Assen. Untuk motor, ini berarti kami bakal mendapati banyak benjolan di lintasan, tapi ini bukan masalah besar," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Latihan Pertama MotoGP Belanda 2018: Marquez Tercepat
Otomotif 29 Juni 2018, 16:00
-
Lorenzo dan Duet Yamaha, Ancaman Terbesar Marquez
Otomotif 29 Juni 2018, 13:15
-
Ketika Marc Marquez dan Valentino Rossi Mendadak Saling Puji
Otomotif 29 Juni 2018, 12:15
-
Trio Juara MotoGP Tolak Formula 1 Datangi Assen
Otomotif 29 Juni 2018, 11:30
-
Morbidelli Akui Diskusi Soal Yamaha-Petronas Bareng Rossi
Otomotif 29 Juni 2018, 10:45
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR