
Bola.net - MotoGP Legend sekaligus sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi, jadi salah satu orang yang terkejut Ducati Lenovo Team lebih memilih menggaet Marc Marquez ketimbang Jorge Martin pada 2025. Ia pun yakin Marquez akan bikin Pecco Bagnaia tak nyaman.
Seperti yang diketahui, Rossi dan Marquez mulai menjalani rivalitas yang pahit pada 2015, dan banyak pihak yakin bahwa rivalitas ini berlanjut lewat Marquez Bersaudara versus para anak didik Rossi di VR46 Riders Academy, salah satunya adalah Bagnaia.
Marquez dan Bagnaia sendiri sudah kerap bertarung sengit memperebutkan kemenangan dan telah menjalani duel-duel menegangkan. Saat ini, mereka bahkan ikut memperebutkan gelar dunia dengan Martin, yang sedang memuncaki klasemen pembalap.
Pecco Bagnaia Punya Segalanya untuk Lawan Marc Marquez

Tadinya, Martin menjadi kandidat utama tandem Bagnaia di tim pabrikan Ducati. Namun, para petinggi Tim Merah pada akhirnya memilih Marquez. Lewat GPOne pada Sabtu (6/6/2024), Rossi pun mengaku yakin atmosfer garasi Ducati Lenovo Team bakal janggal akibat kedatangan Marquez.
"Kedatangan Marc sedikit mengejutkan bagi semua orang: bagi saya, bagi Pecco, dan di atas segalanya, bagi Martin. Ini jelas berat bagi Bagnaia, karena ia akan mendapatkan tandem yang membuatnya tak nyaman. Namun, saya rasa ia punya segalanya untuk melawannya," ujar Rossi.
Bakal Jadi Topik Panas di MotoGP
Rossi tak memungkiri bahwa selama bertandem, Bagnaia dan Marquez pasti akan jadi buah bibir komunitas MotoGP. Namun, pembalap yang pensiun dari MotoGP pada akhir 2021 ini yakin Bagnaia sudah membuktikan kualitasnya lewat gelar dunia pada 2022 dan 2023.
"Dari sisi jurnalistik, saya tahu ini topik yang menarik. Namun, Pecco tak membutuhkan Marc di tim itu untuk membuktikan bahwa ia yang terkuat. Rider yang meraih tiga gelar dunia, termasuk dua secara beruntun di MotoGP, di atas Ducati, tak butuh pembuktian," tutupnya.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Pramac Bakal Atur Tes Yamaha untuk Andrea Iannone, Rencana Reuni di MotoGP 2025?
- Pramac Ngaku Takkan Tinggalkan Ducati demi Yamaha Andai Marc Marquez Mau Gabung
- Pramac Mantap Tinggalkan Ducati Karena Merasa Jorge Martin Tak Dianggap Penting
- Pramac Racing Resmi Tinggalkan Ducati Usai 20 Tahun, Jadi Tim Satelit Yamaha di MotoGP 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match PSG vs Liverpool: Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 9 April 2026, 05:13
-
Hasil PSG vs Liverpool: Keperkasaan sang Juara Bertahan
Liga Champions 9 April 2026, 05:06
-
Al Hilal vs Al Kholood Club: Karim Benzema Bungkus Hattrick dalam Pesta 6 Gol
Asia 9 April 2026, 04:22
-
Braga vs Betis: Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Tim Tamu
Liga Eropa UEFA 9 April 2026, 04:16
-
Man of the Match Barcelona vs Atletico Madrid: Julian Alvarez
Liga Champions 9 April 2026, 04:09
-
Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Jumpa Vietnam
Tim Nasional 8 April 2026, 23:42
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR