
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, yakin fans balap tak perlu cemas soal masa depan MotoGP tanpa dirinya, yang akan pensiun akhir musim nanti. Menurutnya, para penggemar, terutama yang asal Italia, masih punya banyak rider tangguh yang bisa didukung. Hal ini ia katakan via MotoGP.com, Selasa (24/8/2021).
Grand Prix balap motor sudah digelar sejak 1949, dan Rossi menyebut bahwa, sebelum kehadirannya pada 1996 lalu, ajang ini sudah seru ditonton berkat performa legenda-legenda sebelumnya. Kini, level persaingan di MotoGP juga semakin sengit lewat talenta hebat para rider muda. Jadi, tak ada alasan bagi pamor MotoGP untuk redup.
The Doctor juga menyatakan, rider-rider muda Grand Prix kini punya pegangan jauh lebih kuat untuk mempertahankan karier mereka. Federasi balap motor di berbagai negara sudah mulai melek untuk mendukung mereka, termasuk Federasi Balap Motor Italia sendiri (FMI) yang mendukung VR46 Riders Academy.
Kini Balap Motor Jadi Pekerjaan Serius

"MotoGP sudah ada sebelum Valentino Rossi, dan akan terus berlangsung usai saya pensiun. Toh beberapa tahun terakhir level persaingan jadi sangat tinggi. Sebelumnya, jadi pembalap motor sangatlah sulit dilakukan, seseorang harus punya passion yang besar agar sukses. Namun, kini para rider muda didukung banyak organisasi," ujar Rossi.
"Contohnya akademi kami, yang membantu para rider Italia terus memperbaiki diri dan berlatih keras dengan berbagai motor berbeda. Semuanya tetap menyenangkan, namun kini menjadi pembalap motor adalah pekerjaan yang benar-benar nyata dan serius," lanjut sembilan kali juara dunia ini.
Dukungan masif dari banyak pihak ini pun tak dimungkiri Rossi juga membantunya memberikan warisan kepada rider-rider muda Italia. Jika awalnya ia membentuk akademi hanya untuk membentuk Luca Marini, Franco Morbidelli, dan Andrea Migno, kini VR46 malah punya tim di kelas para raja.
Banyak Rider Italia untuk Didukung

"Kami mulai membantu adik saya, Franco, dan Migno di ajang-ajang Italia, dan setelahnya kami membentuk tim di Moto3 dan Moto2. Tim MotoGP adalah langkah terakhir. Ini sulit karena segala hal di MotoGP jauh lebih besar, namun saya rasa kami sudah siap menjalankannya, dan kami punya tim yang baik di Moto2," tutur Rossi.
Dari seluruh anggota VR46 Riders Academy, delapan di antaranya kini sudah turun di ajang Grand Prix. Tak hanya itu, para rider Italia non-VR46 juga terus berdatangan dan talenta mereka tak kalah hebat. Atas alasan inilah, Rossi yakin penggemarnya tak perlu sedih ketika ia pensiun.
"Pada akhirnya, kami membentuk tim untuk para pembalap kami, karena kami ingin membantu mereka turun di MotoGP. Jadi, para penggemar Italia masih akan punya banyak alasan untuk terus menonton MotoGP tanpa saya," pungkas pembalap berusia 42 tahun ini.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Cal Crutchlow: Sikap 'Keras Kepala' Fabio Quartararo Justru Menguntungkan
- WorldSBK Masih Optimistis Bisa Balapan di Mandalika pada November 2021
- Jake Dixon Sadar Debutnya di MotoGP Bakal Sulit Meski Spesial
- Marc Marquez Ragu Bisa Ulang Performa Kuat Austria di Silverstone
- Silverstone Cocok untuk Yamaha, Valentino Rossi Ingin Lanjutkan Tren Positif
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Ucap Satu Harapan Terakhir Sebelum Pensiun: Naik Podium Lagi
Otomotif 25 Agustus 2021, 15:20
-
Valentino Rossi: Jangan Cemas, MotoGP Bakal Tetap Seru Tanpa Saya
Otomotif 25 Agustus 2021, 13:25
-
Silverstone Cocok untuk Yamaha, Valentino Rossi Ingin Lanjutkan Tren Positif
Otomotif 25 Agustus 2021, 08:34
-
Unik, Valentino Rossi Punya 4 Tandem Berbeda di MotoGP 2021
Otomotif 24 Agustus 2021, 14:02
-
Dorna: Valentino Rossi Tak Tergantikan, MotoGP Takkan 'Maksa' Cari Ikon Baru
Otomotif 23 Agustus 2021, 14:43
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR