
Bola.net - - Luca Marini memang belum mengantongi gelar dunia, namun penampilan yang menggebrak di Moto2 musim lalu sukses membuat sang kakak, Valentino Rossi bangga sekaligus terharu. Dalam wawancaranya dengan Guido Meda lewat Sky Sport, The Doctor bahkan menyatakan bahwa kisah Marini mirip karakter Ally yang diperankan Lady Gaga dalam film musikal 'A Star is Born'.
Dalam wawancara tersebut, Meda menunjukkan potongan film 'A Star is Born' kepada Rossi, di mana Jackson Maine, karakter yang diperankan Bradley Cooper, mengajak Ally menyanyi di atas panggung. Meda pun mengajukan pertanyaan, siapa anggota VR46 Riders Academy yang menurut Rossi merepresentasikan karakter Ally. Uniknya, Rossi tak menyebut Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia yang sukses menjuarai Moto2 dua tahun terakhir.
"Saya baru nonton film ini. Menurut saya, film ini paling cocok dengan kisah adik saya, Luca. Orang-orang sudah tahu segalanya soal rider VR46 lain. Mereka sendiri sudah tahu apa yang mereka punya dan apa yang ingin mereka lakukan. Mereka bukan anak-anak yang kami temukan begitu saja di lapangan parkir," ujar Rossi.
Takut Bayang-Bayang Sang Kakak

Seperti Ally, Marini diyakini Rossi tak terlalu percaya diri dan yakin atas kemampuannya. Ia juga sempat takut tampil di bawah bayang-bayang kakaknya yang merupakan sembilan kali juara dunia, dan bahkan sempat berpikir untuk menggeluti profesi selain pebalap.
"Rider-rider VR46 lain adalah anak-anak yang sudah membuat keputusan soal masa depan. Soal Luca, lain lagi. Ia tak terlalu terkenal dan ia bahkan tak tahu soal ini. Mungkin ia takut tak bisa memenuhi ekspektasi dan mungkin karena ia adik dari Valentino Rossi. Mungkin ia juga memikirkan jalan lain untuk ditempuh," ungkap rider Monster Energy Yamaha ini.
Menangis Saat Marini Menang
Gebrakan Marini dimulai saat ia sukses merebut podium perdananya di Jerman, dilanjutkan dengan pole dan podium kedua di Ceko, dan juga podium di Austria. Podiumnya di Thailand pun akhirnya diikuti dengan kemenangan di Malaysia. Rossi mengaku terharu melihat adiknya berdiri di puncak podium.
"Saya tahu Luca bisa tampil kuat, tapi saya tak mengira ia bakal sekuat ini. Sungguh menakjubkan, ia melampaui segala ekspektasi. Memang sudah waktunya ia melakukan sesuatu, dan ia berhasil melakukannya. Melihatnya menang sungguh gila. Saya bahkan sampai menangis," pungkas Rossi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi: Pebalap Lain Punya Satu Musuh Legendaris, Saya Punya Enam!
Otomotif 17 Februari 2019, 13:00
-
Terbiasa Dianggap 'Habis', Rossi Masih Ambisius Kejar Gelar Ke-10
Otomotif 17 Februari 2019, 12:30
-
Valentino Rossi Sebut Kisah Luca Marini Mirip 'A Star is Born'
Otomotif 17 Februari 2019, 10:45
-
Punya Rival dari Dua Generasi, Rossi Akui Paling 'Suka' Biaggi
Otomotif 17 Februari 2019, 09:27
-
Agostini: Valentino Rossi Paham Ia Tak Lagi Berusia 20 Tahun
Otomotif 15 Februari 2019, 15:50
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 11 April 2026, 09:15
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 11 April 2026, 09:15
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 11 April 2026, 09:13
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Sabtu 11 April 2026
Liga Inggris 11 April 2026, 09:00
-
Jadwal Lengkap ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 08:56
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45



















KOMENTAR