Dalam balapan flag-to-flag, meski memilih pitboard, pebalap kerap dibingungkan oleh informasi kapan mereka harus masuk ke pit untuk mengganti motor, begitu juga soal jenis ban yang mereka inginkan untuk digunakan di paruh kedua balapan. Jadi, apakah penggunaan radio untuk berkomunikasi dengan tim merupakan gagasan bagus?
"Saya setuju soal ide radio dalam balapan seperti di Sachsenring. Kami memang bukan F1, tapi jika kami bisa berkomunikasi dengan pit, maka akan lebih mudah. Contohnya seperti di Assen, andai mereka memberi tahu bahwa saya hanya unggul dua detik, dan saya bisa menghindari kesalahan," ujarnya.
Sembilan kali juara dunia ini pun mengaku uji coba MotoGP dengan komunikasi radio telah dijajal 10 tahun lalu, dan tak pernah dikembangkan lagi. Meski begitu, ia yakin hal ini harus dipertimbangkan kembali.
"Entah apa yang membuat kami tak menggunakannya. Apakah karena biaya? Entahlah. Tapi radio bisa jadi hal penting. Kami telah mencobanya 10 tahun lalu, namun mereka menghentikannya," pungkas Rossi, yang finis kedelapan di Sachsenring. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Setuju Ide Komunikasi Radio di MotoGP
Otomotif 19 Juli 2016, 13:15
-
Rossi Sebut Kejar Marquez Bikin Tugas Lebih Berat
Otomotif 18 Juli 2016, 17:00
-
Kecewa Finis Kedelapan, Rossi Akui Sangat Lamban
Otomotif 18 Juli 2016, 11:00
-
Klasemen Sementara MotoGP 2016 Usai Seri Jerman
Otomotif 17 Juli 2016, 20:30
-
Lorenzo: Hubungan dengan Rossi Belum Membaik
Otomotif 15 Juli 2016, 15:00
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25





















KOMENTAR