Espargaro memulai balapan dengan ban depan basah ekstra lunak dan merasa tak bisa menikung dengan baik. Saat berada di posisi 10 pada pertengahan balap, ia pun masuk ke pit berbarengan dengan Marc Marquez pada lap 17. Marquez keluar dari pitlane dengan ban kering (slick), sementara Espargaro dengan ban intermediate.
Juara dunia Moto2 2013 ini pun percaya diri bisa naik podium karena begitu dekat dengan Marquez ketika keluar dari pit. Sayangnya, ia terjatuh di tikungan kedua karena ban depannya menyentuh genangan air dan selip. Ia pun harus rela melihat podium diisi Marquez, Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso.
"Saya rasa strategi itu merupakan yang terbaik dalam hidup saya, tapi ending-nya juga yang terburuk dalam hidup saya. Saya belum pernah mencoba ban intermediate, jadi saya tak langsung terbiasa. Saya bukannya berkata intermediate pilihan yang buruk, bahkan saya yakin bisa podium dengan ban ini. Saya pasti bisa naik podium jika tak terjatuh," ujarnya kepada Crash.net.
Sementara tim lain pergi ke Sirkuit Red Bull Ring, Austria untuk menjalani uji coba pada 19-20 Juli, Espargaro bersiap menjalani kejuaraan balap ketahanan Suzuka 8 Hours 2016 di Jepang pada 28-30 Juli. Di sana, ia akan berusaha mempertahankan gelar juara bersama Alex Lowes dan Katsuyuki Nakasuga di Yamaha Factory Racing.
"Saya akan balapan lagi pekan depan, jadi balapan ini akan menjadi alasan untuk menyegarkan pikiran dari Sachsenring. Saya akan pergi ke Suzuka, meraih pole dan memperebutkan kemenangan lagi bersama rekan-rekan setim saya. Balapan ini akan menjadi hal utama dalam pikiran saya sampai seri selanjutnya," tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Finis di Jerman, Espargaro Fokus Suzuka 8 Hours
Otomotif 19 Juli 2016, 12:15
-
Kecewa Gagal Podium, Espargaro Akui Redding Lebih Cepat
Otomotif 27 Juni 2016, 16:00
-
Duo Ducati Pimpin Latihan Perdana MotoGP Belanda
Otomotif 24 Juni 2016, 15:54
-
Pol Espargaro Bertekad Samai Hasil Catalunya di Assen
Otomotif 21 Juni 2016, 13:45
-
Bradley Smith: Tech 3 Bakal Sulit Cari Pebalap Baru
Otomotif 17 Juni 2016, 12:15
LATEST UPDATE
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
-
Tangis Mohamed Salah
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:47
-
Janji Perubahan dari Arne Slot untuk Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:28
-
Man of the Match Milan vs Cagliari: Gennaro Borrelli
Liga Italia 25 Mei 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR