Usai memenangkan balapan di Jerman, Marquez kian kokoh di puncak klasemen pebalap dengan 170 poin, unggul dari Jorge Lorenzo di peringkat kedua dengan 122 poin dan The Doctor di peringkat ketiga dengan 111 poin.
"Situasi klasemen saat ini sangat sulit. Dalam sembilan seri pertama ini, saya tak mengumpulkan jumlah poin yang seharusnya bisa saya raih, karena saya melakukan beberapa kesalahan. Jadi margin dengan Marc ini sangat berat," tutur sang sembilan kali juara dunia ini.
Meski begitu, Rossi percaya diri perlahan-lahan membalikkan situasi, mengingat masih ada sembilan seri tersisa. "Kami masih punya paruh kedua musim. Sembilan seri merupakan waktu yang banyak. Kami harus bekerja keras, mencoba tampil kompetitif, tampil maksimal dan setelahnya, baru kita lihat situasi," tutupnya.
Rossi akan kembali turun lintasan dalam uji coba tengah musim di Red Bull Ring, Austria pada 19-20 Juli, sebelum kembali menjalani balapan di tempat yang sama pada 12-14 Agustus mendatang. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi Sebut Kejar Marquez Bikin Tugas Lebih Berat
Otomotif 18 Juli 2016, 17:00
-
Kecewa Finis Kedelapan, Rossi Akui Sangat Lamban
Otomotif 18 Juli 2016, 11:00
-
Klasemen Sementara MotoGP 2016 Usai Seri Jerman
Otomotif 17 Juli 2016, 20:30
-
Lorenzo: Hubungan dengan Rossi Belum Membaik
Otomotif 15 Juli 2016, 15:00
-
Marquez: Awasi Lorenzo, Jangan Lupakan Rossi!
Otomotif 15 Juli 2016, 14:00
LATEST UPDATE
-
Joao Felix Sabet Pemain Terbaik Liga Arab Saudi, Kalahkan Cristiano Ronaldo
Asia 23 Mei 2026, 16:50
-
Luka Modric Ingin Persembahkan Trofi untuk AC Milan
Liga Italia 23 Mei 2026, 15:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR