Tahun lalu, Rossi memimpin klasemen pebalap sepanjang musim, konsisten meraih poin, mengoleksi 15 podium yang empat di antaranya merupakan kemenangan. Sayang, Rossi harus rela melihat gelar dunia ke-10 melayang dari tangannya dengan penutup musim yang diwarnai berbagai kontroversi.
"Saya sangat termotivasi, ingin memenangkan banyak balapan dan gelar, apalagi tahun lalu begitu dekat dengan itu semua. Rasanya sungguh buruk, karena penghujung musim lalu tidaklah adil. Tiga pekan pertama begitu berat, tapi saya kembali turun di Monza Rally Show dan bisa melupakannya," ujarnya.
Dalam gelaran Monza Rally Show tersebut, The Doctor sukses meraih gelar juaranya yang keempat. Menurutnya, gelaran ini berhasil memulihkan energi yang ia kerahkan sepanjang musim 2015, dan kembali membuatnya termotivasi menghadapi musim 2016.
"Tentu saya tak pernah lupa, tapi saya mencoba. Tekanan yang saya terima dan energi yang saya kerahkan tahun lalu sungguh ekstrem, karena kami mengakhiri musim dengan cara yang tidak menyenangkan. Saya sudah membayar terlalu banyak hal tahun lalu," tutup rider Italia berusia 37 tahun ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi: Jika Menyerah, Mending Tetap di Rumah!
Otomotif 1 September 2016, 18:00
-
Valentino Rossi: Usaha Juarai 2015 Kelewat 'Ekstrem'
Otomotif 1 September 2016, 15:00
-
Bermodal Uji Coba Ceko, Rossi Siap Hadapi MotoGP Inggris
Otomotif 1 September 2016, 10:00
-
Aksi Valentino Rossi Latihan Minibike Bareng VR46 Academy
Open Play 31 Agustus 2016, 17:00
-
Lorenzo-Pedrosa Lemah Saat Hujan, Ini Opini Rossi-Marquez
Otomotif 31 Agustus 2016, 16:00
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR