Bola.net - - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales menyatakan gemilangnya performa rider Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco adalah bukti pabrikan Garpu Tala telah mengambil langkah yang salah dalam proses pengembangan YZR-M1.
Saat ini Vinales memang tengah duduk di peringkat kedua klasemen, namun ia tertinggal 36 poin dari Marc Marquez, serta belum meraih kemenangan dan baru sekali naik podium, yakni usai finis kedua di Austin, Texas. Ia juga baru merebut satu pole.
Zarco sendiri ada di peringkat ketiga dengan 58 poin, namun ia sukses merebut dua pole, konsisten start di barisan terdepan selama lima seri, dan sukses merebut dua podium, yakni usai finis kedua di Argentina dan Jerez, Spanyol.
Zarco Lebih Digdaya

"Motor kami bekerja dengan baik, Anda hanya harus lihat Johann. Ia adalah titik referensi saya, dan bukti Yamaha salah pada suatu titik. Kami benar-benar salah pada suatu area. Jelas pada masa pramusim saya tak melaju di jalan yang seharusnya saya tempuh," ujar Top Gun kepada Motorsport.
Rossi Sebut Yamaha Lelet

"Ini bukan kebetulan. Jika kami ingin menang, ini tak cukup. Saya suka bekerja dengan Yamaha, tapi kami harus bereaksi cepat. Menurut sejarah, Yamaha tak terlalu reaktif. Kini sangat penting untuk tetap fokus dan berharap paruh kedua musim nanti kami bisa mampu memperbaiki motor," ujarnya.
Sembilan kali juara dunia ini pun semakin tak percaya diri Yamaha bisa menang dalam waktu dekat. "Jika kami tak bisa meraih banyak podium, setidaknya kami harus tetap di posisi lima besar demi meraih poin sebanyak mungkin," pungkas The Doctor. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinales Sebut Zarco Bukti Yamaha Salah Langkah
Otomotif 30 Mei 2018, 10:30
-
Rossi, Penyebab Dovizioso Gagal ke Tim Pabrikan Yamaha
Otomotif 25 Mei 2018, 13:15
-
Dovizioso Sebut Rossi 'Rockstar', Berpengaruh Positif di MotoGP
Otomotif 24 Mei 2018, 14:10
-
Rossi: Kecepatan Marquez Menakutkan, Sulit Dihentikan
Otomotif 23 Mei 2018, 12:50
-
Sempat Pesimistis, Rossi Lega Naik Podium di Le Mans
Otomotif 21 Mei 2018, 11:00
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR