Bola.net - - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales menyebut bahwa komunikasi antara rider dan teknisi Yamaha tak sejelas komunikasi yang terjadi di dalam Suzuki Ecstar, tim yang ia bela pada musim 2015-2016. Hal ini dikatakan Vinales kepada Motorsport.com.
Yamaha diketahui tengah menjalani masa paceklik kemenangan terlama dalam keikutsertaan mereka di kelas tertinggu (GP500/MotoGP), berkat masalah mesin dan elektronik pada motor YZR-M1. Hingga musim 2018 nyaris berakhir, Yamaha belum juga menemukan solusi nyata.
Pendapat Vinales pun terlihat dari hasil duet Suzuki Ecstar, Andrea Iannone dan Alex Rins yang belakangan ini terus membayanginya dan Rossi sejak rehat musim panas. Hal ini bahkan diakui pula oleh Rossi, yang bertarung dengan Iannone dan Rins di Jepang akhir pekan lalu.
Lebih Didengar Suzuki
Vinales pun mengaku bahwa komunikasi yang lancar di Suzuki membuatnya tampil kompetitif sepanjang 2016, mengingat ia didapuk sebagai bintang masa depan pabrikan asal Hamamatsu, Jepang tersebut. Setibanya di Yamaha pada 2017, Vinales pun mendapati ia harus berbagi opini dengan Rossi, dan ia yakin hal inilah yang membuat Yamaha hilang arah.
"Komunikasi di Suzuki sangat berbeda dengan apa yang terjadi di dalam Yamaha. Tapi itu karena Suzuki bekerja untuk saya. Saya mengatakan sesuatu, dan mereka benar-benar melakukan apa yang saya minta, dan mereka merakit motor untuk saya. Di Yamaha, ini sulit, karena ada dua rider kuat yang mampu meraih gelar. Jadi ada dua opini," ungkapnya.
Tanda Tanya Besar
Tak ada jawaban nyata dari Yamaha soal masalah teknis selama dua tahun belakangan pun membuat Vinales sungguh bertanya-tanya. "Entah apa yang dilakukan Yamaha. Saya tak tahu arah mana yang mereka ikuti. Saya coba sering berkomunikasi dengan mereka, karena keinginan saya adalah membawa mereka ke level saya," tutup Top Gun.
Baca Juga:
- Lupakan Jepang, Maverick Vinales Fokus Balas Dendam di Australia
- Rossi Tekad Ulang Hasil Tahun Lalu di MotoGP Australia
- Gantikan Lorenzo, Bautista Tanpa Beban di MotoGP Australia
- Jelang Australia, Dovizioso Tekad Lindungi Peringkat Kedua dari Rossi
- Operasi Pergelangan Tangan Sukses, Lorenzo Bidik MotoGP Malaysia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinales: Suzuki Fokus pada Saya, Arah Yamaha 'Terbelah'
Otomotif 25 Oktober 2018, 11:50
-
Lupakan Jepang, Maverick Vinales Fokus Balas Dendam di Australia
Otomotif 25 Oktober 2018, 11:25
-
Vinales: Kalau Ingin Juara, Yamaha Harus Fokus pada Saya
Otomotif 24 Oktober 2018, 13:00
-
Vinales Lega Konfirmasi Hasil Thailand di MotoGP Jepang
Otomotif 19 Oktober 2018, 15:30
-
Maverick Vinales: Motegi, Ajang Pembuktian Kemajuan Yamaha
Otomotif 18 Oktober 2018, 09:40
LATEST UPDATE
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 18:14
-
Tak Diduga-duga, Anthony Gordon Bersaing dengan Mbappe di Top Skor UCL!
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:47
-
Soal Kasus Vinicius, Jose Mourinho Disebut Salah Berkomentar
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:17
-
Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:04
-
Prediksi PSG vs Monaco 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:03
-
Prediksi Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:02
-
Prediksi Atalanta vs Dortmund 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR