
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengaku santai saja menghadapi fakta bahwa Yamaha takkan memiliki tim satelit di MotoGP 2023. Menurutnya, situasi ini tak memiliki pengaruh signifikan dan tak ada bedanya dengan musim 2022, karena ia tak pernah membandingkan data dengan WithU Yamaha RNF.
Sejak membentuk tim pabrikan seutuhnya di GP500 1999, Yamaha memang selalu memiliki tim satelit. Alhasil, 2023 adalah pertama kalinya mereka tak memiliki skuad kedua. Pasalnya, RNF Racing memutuskan hengkang dari Yamaha demi menjadi tim satelit Aprilia. Yamaha kini pun sedang putar otak mencari penggantinya untuk 2024.
Memiliki dua rider pembalap saja bukan situasi ideal bagi Yamaha. Pasalnya, proses pengembangan motor tentu menjadi berat. Data-data yang mereka kumpulkan hanya bisa mereka dapatkan dari Quartararo, Franco Morbidelli, dan sang test rider, Cal Crutchlow. Namun, El Diablo merasa ini bukan masalah yang besar.
M1 Motor Baik, Tapi Kurang Akselerasi dan Tenaga Mesin

"Saya tak merasa itu akan jadi masalah bagi kami. Kami juga tak pernah membandingkan data dengan tim satelit pada 2022. Saya tak tahu rencana Yamaha sesungguhnya untuk 2023, tetapi bagi saya sungguh tak apa-apa jika kami hanya punya dua motor," ujar Quartararo via Motorsport Magazin seperti yang dikutip Crash.net, Selasa (10/1/2023).
Meski begitu, juara dunia MotoGP 2021 ini tak memungkiri bahwa tak adanya tim satelit membuat Yamaha sulit mencari solusi tepat untuk kekurangan mereka. Seperti yang diketahui, hanya Quartararo rider yang mampu menang dan podium sepanjang 2022. Padahal, ia sendiri juga mengeluhkan kurangnya tenaga mesin YZR-M1.
"Ini memang situasi sulit. Rider lainnya mengalami masalah, tetapi bagi saya M1 pada dasarnya motor yang baik, hanya saja tertinggal pada akselerasi dan tenaga mesin. Saya terus mendorong para insinyur Jepang, karena jika bisa mengenyahkan kelemahan ini, maka kami punya kans menang tiap akhir pekan. Saat ini, kami seringnya tidak bisa begitu," ungkapnya.
Yamaha Sudah Mulai Cari Tim Satelit Baru

Lewat Crash.net, Managing DIrector Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, mengaku sudah mulai bergerilya mencari calon tim satelit baru untuk MotoGP 2024. Meski begitu, Jarvis masih bungkam soal tim mana yang sedang ia buru. Pasalnya, kebanyakan dari mereka masih terikat kontrak dengan pabrikan masing-masing.
"Kami sudah mulai mencari tim satelit baru. Kami punya niatan untuk kembali (dengan tim satelit) sesegera mungkin. Evaluasi kami adalah empat motor itu jumlah optimal, dan sungguh sayang kami takkan punya empat rider musim depan. Namun, semoga kami bisa kembali sesegera mungkin " ungkapnya.
Yamaha tak menutup keinginan bekerja sama dengan skuad Valentino Rossi, Mooney VR46 Racing Team. Namun, tim itu masih terikat dengan Ducati sampai akhir 2024. Satu-satunya tim independen yang tak punya kontrak pada 2024 adalah Gresini Racing, yang kontraknya dengan Ducati habis akhir tahun nanti.
Sumber: Motorsport Magazin, Crash.net
Baca juga:
- 6 Kali Juara Bareng di MotoGP, Marc Marquez: Saya Masih 100% Percaya Honda
- MotoGP Dirombak Total: 6 Perubahan Akibat Sprint Race yang Harus Kamu Tahu
- Monster Energy Yamaha Bakal Luncurkan Skuad MotoGP 2023 di Jakarta
- Tak Dapat Motor Baru dari Ducati, VR46: Itu Keputusan Kami Sendiri
- Impian Terwujud, Aprilia Ternyata Incar Raul Fernandez Sejak Lulus dari Moto3
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Juarai MotoGP, Ducati Sambut Era Baru Jadi Suplier Motor MotoE 2023
Otomotif 11 Januari 2023, 16:04
-
Yamaha Kehilangan Tim Satelit, Fabio Quartararo Santai: Nggak Ada Bedanya
Otomotif 11 Januari 2023, 14:21
-
6 Kali Juara Bareng di MotoGP, Marc Marquez: Saya Masih 100% Percaya Honda
Otomotif 11 Januari 2023, 13:07
-
Monster Energy Yamaha Bakal Luncurkan Skuad MotoGP 2023 di Jakarta
Otomotif 11 Januari 2023, 10:21
-
Tak Dapat Motor Baru dari Ducati, VR46: Itu Keputusan Kami Sendiri
Otomotif 10 Januari 2023, 16:07
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR