Bola.net - - Pebalap Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco sukses mengakhiri paceklik podium dengan finis ketiga di MotoGP Malaysia akhir pekan lalu. Podium ini merupakan podium perdananya sejak finis kedua di Jerez, Spanyol pada Mei lalu.
Zarco yang mencatat waktu tercepat pada sesi kualifikasi, mendapat untung start dari pole usai Marc Marquez dijatuhi hukuman mundur enam posisi start. Sayangnya, ia tersalip oleh Valentino Rossi pada lap pertama dan terpaksa membuntuti The Doctor sepanjang balapan.
"Kekuatan pada awal balapan adalah kunci podium. Saya menjalani start dengan baik dari pole dan ini membantu saya melewati dua tikungan pertama dengan baik. Vale ngotot dan melaju sangat cepat, dan saya tak bisa menyalipnya. Tapi membuntuti Vale cukup baik bagi saya untuk meraih podium," ujar Zarco kepada Crash.net.
Dikalahkan Alex Rins
Saat asyik membuntuti Rossi, Zarco melakukan kesalahan di Tikungan 14 di pertengahan balap, hingga ia tersalip oleh Marquez. "Saya pun bertahan di belakangnya. Saya yakin Marc bisa mengejar Vale dengan cepat, tapi ia justru melakukannya secara bertahap. Saya jadi tertinggal, namun ritme saya tetap baik dan mampu menjaga jarak dengan rider di belakang," lanjutnya.
Zarco pun kembali ke posisi kedua usai Rossi terjatuh pada Lap 16 di tikungan pertama. Sayangnya, pada akhirnya ia harus tunduk pada ritme balap rider Suzuki Ecstar, Alex Rins yang lebih baik. Juara dunia Moto2 2015-2016 ini pun harus puas finis ketiga.
"Usai Vale terjatuh, saya di posisi kedua. Saya pikir saya bisa mengendalikan margin, tapi di lima lap terakhir saya lihat Alex datang dengan 0,5 detik per lap lebih cepat. Saya coba ngotot, tapi tak cukup cepat, hingga ia menyalip saya di Tikungan 4. Saya coba membalas, tapi tak mungkin dan saya nyaris jatuh di Tikungan 11," ungkapnya.
Rider Independen Terbaik
Berkat hasil ini, Zarco duduk di peringkat keenam pada klasemen pebalap dengan koleksi 149 poin, dan menjadi rider tim independen terbaik. Ia hanya unggul satu poin atas Cal Crutchlow dan lima poin atas Danilo Petrucci. Uniknya, ia juga mengoleksi poin yang sama dengan Rins, yang duduk di peringkat kelima.
"Hasil ini fantastis karena kini saya rider independen terbaik. Saya akan coba mempertahankannya di Valencia, dan punya poin setara dengan Alex berarti siapa pun yang finis di depan bisa masuk lima besar. Ini bakal menyenangkan. Target utama kami memang jadi rider independen terbaik, tapi jika saya bisa meraih dua hal sekali rebut, mengapa tidak?" tutup Zarco.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Honda: Rossi Tetap Harus Diberi Ucapan Selamat
Otomotif 6 November 2018, 15:55
-
Zarco Akhiri Paceklik Podium Berkat Buntuti Rossi
Otomotif 6 November 2018, 13:00
-
Valentino Rossi Menangis Lihat Bagnaia-Marini Gemilang di Sepang
Otomotif 6 November 2018, 12:10
-
Gagal Ikuti Jejak Sang Adik di Sepang, Rossi Merasa Campur Aduk
Otomotif 6 November 2018, 10:10
-
Vinales Menang, Yamaha Menolak Lupakan Masalah
Otomotif 30 Oktober 2018, 13:45
LATEST UPDATE
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR