Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso memberi pembelaan kepada debutan Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco yang dinilai memiliki gaya balap agresif dan dianggap membahayakan rider lain. Pembelaan ini disampaikan Dovizioso kepada Motorsport.com usai MotoGP Australia.
Dalam balapan ini, Zarco dan rider Suzuki Ecstar, Andrea Iannone kembali menjadi sorotan setelah dianggap sebagai dua rider paling agresif dalam perebutan kemenangan melawan lima rider lainnya. Zarco pun finis keempat, sementara Iannone finis keenam.
"Peristiwa yang terjadi pada Johann bukanlah pertanyaan soal seberapa bahayanya ia. Tentu ia telah mengalami banyak kontrak dengan beberapa rider, tapi saya rasa ia tidak melakukannya dengan sengaja dan tak ingin jadi rider berbahaya," ujar Dovizioso, rider yang dikenal dengan ketenangannya di lintasan.
Andrea Dovizioso (c) Ducati
Musim ini, Zarco mengalami dua insiden dengan Valentino Rossi, yakni di Austin dan Belanda. Di Austin, Rossi menuduhnya kelewat agresif, namun di Belanda, The Doctor meyakini Zarco tak bermaksud buruk, melainkan hanya tak memahami limit dalam melakukan manuver.
Zarco juga kembali diperbincangkan setelah mengalami insiden senggolan dengan rider Ducati Corse lainnya, Jorge Lorenzo di Motegi, Jepang. Lorenzo yang segera bicara dengan Zarco usai balap, mengaku frustrasi karena juara dunia Moto2 2015-2016 itu tetap merasa melakukan hal yang tepat.
"Kita tak bisa menghakiminya, tapi kami harus bisa membedakan beberapa hal. Jika ia berbahaya akibat melakukan aksi yang dilakukan secara sengaja, hal yang tepat adalah memberi hukuman. Tapi jika tak ada maksud-maksud tertentu, yang harus Anda lakukan adalah bicara dengannya," tutup Dovizioso.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zarco Dianggap Berbahaya, Dovizioso Membela
Otomotif 25 Oktober 2017, 12:45
-
Inilah 9 Skenario Marc Marquez Kunci Gelar di Sepang
Otomotif 25 Oktober 2017, 12:00
-
Redding Dicueki Ducati Usai Salip Dovizioso di Australia
Otomotif 24 Oktober 2017, 10:00
-
Redding Tak Beri Bantuan, Dovizioso Beri Pembelaan
Otomotif 24 Oktober 2017, 09:25
-
Dovizioso: Marquez Memang Suka Main 'Api'
Otomotif 23 Oktober 2017, 14:45
LATEST UPDATE
-
Diogo Moreira Ingin Jadi Rookie of The Year MotoGP 2026, Ogah Remehkan Toprak Razgatlioglu
Otomotif 24 Februari 2026, 13:58
-
Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:36
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25


























KOMENTAR